• News

  • Peristiwa

Mardani Ali Sebut Buruh Kena Imbas Amburadulnya Dana Bansos, Ini Dampaknya

Politikus Mardani Ali Sera
Bisnis
Politikus Mardani Ali Sera

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan, amburadulnya data penerima Bantuan Sosial (Bansos) harus segera dibenahi. Ini perlu dilakukan dari data RT dan RW yang ganda dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), lalu berbeda juga dengan data provinsi.

Diungkap dia, ada juga data ganda dengan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Di sisi lain, bantuan tersebut tidak dapat dialihkan dan akhirnya buruh terkena imbas.

“Pemerintah harus peka. Data yang tidak valid dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan kegaduhan di tengah masyarakat,” cuit dia, Jumat (1/5/2020).

Menurutnya keadaan itu bisa terjadi, terlebih para buruh tidak bisa mudik pada Lebarah tahun ini. Maka dari itu Bansos buruh amat diperlukan sebagai jaminan terpenuhinya kebutuhan sehari-hari.

Bertepatan dengan Hari Buruh, Mardani juga menyinggung Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja. Menurutnya, walau ditunda tetapi itu masih membayangi para buruh.

“RUU ini banyak mencabut hak-hak pekerja dan membuat mereka semakin rentan. Tolak Omnibus Law menjadi wajar karena buruh tidak memerlukan RUU yang isinya jauh dari aspirasi mereka.

Lebih lanjut dia juga minta tidak melupakan para buruh migran. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memenuhi kebutuhannya, pasalnya dampak pandemi kemungkinan besar berpengaruh pada pekerjaan mereka.

“Negara wajib hadir mengingat belum bisa nya mereka kembali ke tanah air. Selamatkn buruh karena mereka anak bangsa penyumbang devisa negara,” harap dia. 

Editor : Sesmawati