• News

  • Peristiwa

DKI Tak Punya Anggaran Cover Bansos 1,1 Juta Warganya, Denny: Anies Jebule Gak Punya Duit

Pegiat Media Sosial, Denny Siregar
Istimewa
Pegiat Media Sosial, Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawatimengatakan, Pemprov DKI Jakarta minta pemerintah pusat untuk mengcover 1,1 juta warganya dalam penyaluran bantuan sosial.

Terkait hal tersebut, pegiat media sosial (medsos) Denny Siregar mengatakan, dari dulu Gubernur Anies Baswedan selalu meminta lockdown, ternyata tidak memiliki anggaran.

"Oalahhh @aniesbaswedan.. Tereak lockdawn lockdown, jebule gak punya duit. Duitnya apa habis buat bayar Formula E ??" kata Denny siregar dalam akun Twitternya, @Dennysiregar7. 

"Pantas dulu jadi Menteri dipecat. Kerjaan konpers, sekalinya dikasih kerjaan gada yg beres," tulisnya lagi.

Diketahui Pemerintah pusat memutuskan untuk menanggung seluruh bantuan sembako hingga bantuan sosial tunai (bantuan langsung tunai), di Jakarta. Sebenarnya anggaran awal ada di daerah.

"Jabodetabek sembako dan BLT yang diberikan itu juga pemerintah pusat. PMK (Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) yang DKI (Pemerintah Provinsi DKI Jakarta) cover 1,1 juta warganya, nggak punya anggaran dan minta pemerintah pusat covering untuk 1,1 juta warganya," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (6/5/2020).

Ia pun mempertanyakan apakah penyebaran sembako dan BLT tersebut sudah selesai dan tepat sasaran atau belum. Untuk itu, Sri Mulyani menegaskan Kementerian Sosial harus turun langsung memastikan seluruh hak masyarakat terpenuhi.

"Presiden (Joko Widodo) minta sebelum lebaran 100 persen sudah harus ter-deliver dan utamanya Jabodetabek yang policy-nya tidak boleh mudik dan harus dapat bansos," ujarnya.

 

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sesmawati