• News

  • Peristiwa

Guntur Romli: Buat Bansos Gak Ada Uang, Tapi untuk Formula E Setor 560 Miliar, Gabener Ini

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohammad Guntur Romli
Inisiatifnews
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohammad Guntur Romli

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Pemprov DKI Jakarta minta pemerintah pusat untuk mengcover 1,1 juta warganya dalam penyaluran bantuan sosial.

Terkait hal tersebut, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohammad Guntur Romli mengkaitkan anggaran untuk bantuan sosial (bansos) dan anggaran 560 miliar buat formula E.

Menurutnya, warga Jakarta yang terdampak Covid-19 buruh makan dan tak butuh balapan.

"Buat Bansos gak ada uang, tp buat Formula E sdah setor 560 Miliar! #Gabener ini. Warga terdampak Covid-19 butuh makanan, bukan balapan!" kata Mohamad Guntur Romli di akun Twitternya @GunRomli.

Diketahui Pemerintah pusat memutuskan untuk menanggung seluruh bantuan sembako hingga bantuan sosial tunai (bantuan langsung tunai), di Jakarta. Sebenarnya anggaran awal ada di daerah.

"Jabodetabek sembako dan BLT yang diberikan itu juga pemerintah pusat. PMK (Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) yang DKI (Pemerintah Provinsi DKI Jakarta) cover 1,1 juta warganya, nggak punya anggaran dan minta pemerintah pusat covering untuk 1,1 juta warganya," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (6/5/2020).

Ia pun mempertanyakan apakah penyebaran sembako dan BLT tersebut sudah selesai dan tepat sasaran atau belum. Untuk itu, Sri Mulyani menegaskan Kementerian Sosial harus turun langsung memastikan seluruh hak masyarakat terpenuhi.

"Presiden (Joko Widodo) minta sebelum lebaran 100 persen sudah harus ter-deliver dan utamanya Jabodetabek yang policy-nya tidak boleh mudik dan harus dapat bansos," ujarnya.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli