• News

  • Peristiwa

Rizal Ramli tak Hadir dalam Debat Lawan Luhut, Denny: Post Power Syndrome

Pegiat media sosial, Denny Siregar
Hopp
Pegiat media sosial, Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Denny Siregar menanggapi ketidakhadiran ekonom Rizal Ramli dalam debat dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

Denny pun menyebut telah menjadi ciri khas Rizal Ramli menantang dan berkoar-koar, dan dirinya yang membatalkan tantangan tersebut. Menurut Denny, niat Rizal hanya untuk diliput media.

"Khas @RamliRizal ..Dia yang nantang, dia yang koar2, pas dijabanin beneran, dia pulak yang

batalkan ..Niatnya emang cuman supaya diliput

media aja. Post Power Syndrome ..," kata Denny dalam akun twiternya @Dennysiregar7.

Diketahui, ekonom Rizal Ramli menyatakan tidak akan hadir dalam perdebatan yang jadwalnya diubah oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dari sebelumnya hari ini menjadi 24 Juni 2020.

Rizal Ramli berkilah, Luhut tidak berkoordinasi dengan dirinya. "Ya enggak lah (Rizal Ramli tidak akan hadir). Itu mah ngawur, (keputusan) sepihak," katanya Kamis (11/6/2020).

Kendati diundur, dia akan mempercayakan perdebatan yang berlangsung pada 24 Juni nanti kepada jejaring aktivis mengatasnamakan Pro Demokrasi (ProDem).

"Mas Adhie Massardi (Perwakilan Rizal Ramli) nanti yang menjadi koordinator dengan jadwal, syarat debat, pool TV dan streaming," ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan dari Rizal Ramli Adhie Massardi membenarkan ketidakhadiran mantan Menteri Keuangan periode Juni 2001-Agustus 2001 tersebut. Karena pihaknya akan mempersiapkan segala sesuatunya jelang debat antara Luhut dengan RR.

"Tidak hadir, karena acara debat Pak RR dengan LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) sudah didesain teman-teman ProDem," ujarnya.

Perlu diketahui, Luhut pernah menantang kepada pengkritik utang negara untuk bertatap muka dengannya. Luhut mengaku ingin berbincang terkait penambahan utang negara selama pandemi virus corona atau Covid-19.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli