• News

  • Peristiwa

Tak Perlu Jokowi Korbankan Reputasi Politik, Cukup Batalkan Kenaikan Iuran BPJS

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid
Istimewa
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Hidayat Nur Wahid (HNW) menegaskan, untuk kesekian kali Fraksi PKS protes dan menolak kenaikam iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Menurutnya, kenaikan itu menambah beban rakyat, apalagi yang terdampak Covid-19. 

HNW juga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk turun tangan membatalkan iuran BPJS. Tindakan ini bisa dilakukan sebagai bukti politik untuk rakyat Indonesia. 

"Tak perlu Presiden @jokowi korbankan reputasi politiknya. Cukup batalkan saja kenaikan itu, sbg bukti Politik unt Rakyat banyak," kata HNW, dikutip dari cuitannya, Kamis (9/7/2020).

Pernyataan ini disampaikan HNW menyusul pernyataan Presiden Jokowi yang klaim rela mempertaruhkan reputasi politiknya untuk menanggulangi Covid-19.

Pernyataan Jokowi itu beredar melalui video saat Presiden melakukan pertemuan bersama jajaran menteri. Pertemuan diketahui berlangsung pada (18/6/2020) lalu.

Lebih lanjut dijelaskan, PKS telah berkaIi-kali sampaikan protes terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Misalnya saat Rapat Dengar Pendapat bersama Menko PMK, Menkes, DJSN, Dewas dan Direksi BPJS Kesehatan. 

Fraksi PKS juga klaim sudah mengirim surat secara resmi menolak kenaikan kembali iuran BPJS Kesehatan. Sebab saat ini dalam kondisi Pandemi wabah Covid-19, ekonomi rakyat terpukul luar biasa. 

Perpres No 64 Tahun 2020 juga dinilao tidak tepat isinya, tidak tepat waktunya dan tidak menindaklanjuti keputusan MA. Harapannya tidak memberikan beban baru kepada masyarakat dalam situasi pandemi. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli