• News

  • Peristiwa

Mendikbud Dilaporkan UNNES ke Komnas HAM, Warganet: Mahasiswa Nggak Ada Otak

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim
Istimewa
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim atau akrab disapa Mas Menteri, dilaporkan oleh Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) ke Komnas HAM. 

Laporan UNNES ke Komnas HAM yakni terkait biaya pendidikan penuh yang harus dibayar di tengah Pandemi Covid-19. 

Tindakan UNNES malah mendapatkan respon negatif dari warganet. Warganet justru membela Mas Menteri yang sudah mengeluarkan kebijakan terkait biaya pendidikan di tengah Pandemi Covid-19. 

Berbagai pembelaan pada kata "Nadiem" bahkan menjadi Trending Topic di media sosial Twitter. Berikut pembelaan warganet pada Mas Menteri, seperti yang dirangkum Netralnews, Kamis (6/8/2020):

"Mahasiswa teh botol teh kotak, mahasiswa to*lol gaada otakkk, kalo ada yg salah sm sistem pendidikan laporin ke pak nadiem, bukan ngelaporin pak nadiem nya anjjjjg," cuit @d*cks*id.

"Aneh bgt padahal Pak Nadiem udah ngasih ketentuan pembebasan ukt buat mhsw tingkat akhir + bantuan buat mhsw dng melampirkan syarat2 tertentu. Kalo kampusnya gak ngelakuin itu, ya harusnya kampus kalian yg kalian laporin ke kemendikbud???? knp malah ngelaporin Pak Nadiem??," cuit @_bl*emin*00.

"Ini ngelaporin Menteri apa biar 'kasusnya ter-up' ya? Jadi Rektor kampusnya bisa disoroti. Mungkin BEM-nya udaj terlampau cape, selama ini bergerak tp engga ditanggapi. Tp ya harusnya emg cukup ngelapor ke Pak Nadiem sih, bkn Pak Nadiem nya yg dilaporin........," cuit @al*inaaa.

"Dih emng salah pak nadiem apa anjir? bukannya dia uda bikin kebijakan sana-sini potongan ukt dan penghapusan ukt bagi yang terdampak, ini si salah kampus nya bukan salah pak nadiem dih apaaansii, maluu oyy malu wahai MAHA *emoticon* pak nadiem uda berusaha sebaik mungkin seharusnya," cuit @d*hlus*pa.

"Sy sudah melihat balasan mas nya dr atas, dan lucu aja.. Kok yg disalahkan Pak Nadiem.. Padahal beliau sudah memberikan instruksi ke PT untuk memberikan keringanan UKT kpd mahasiswanya.. Dg cara si PT ini mengajukan usulan ke kemdikbud, brp mhs yg mau di beri keringanan..," cuit @m*sbag*es_.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli