• News

  • Peristiwa

Pemerintah akan Beri Bansos ke Pekerja Gaji Dibawah Rp5 Juta, Musni Minta Sri Mulyani Adil

Menkeu Sri Mulyani.
Bisnis
Menkeu Sri Mulyani.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akademisi yang juga Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani berlaku adil dalam memberikan bantuan sosial (bansos) kepada rakyat miskin.

Dikatakan Musni ada perbedaan jumlah keluarga miskin menurut Menko PMK, data BPS dan jumlah pekerja di PHK menurut Kadin. Menurutnya pegawai yang bergaji dibawah 5 juta tidak tergolong keluarga miskin.

"Yth lbu Menkeu. Kalau bansos diberikan ke pekerja yg bergaji Rp5 juta ke bawah, bagaimana 67 juta keluarga miskin yang disebut Menko PMK, 26 juta yg miskin menurut BPS, 6 juta pekerja yg di PHK menurut Kadin. Mereka yg bergaji Rp 5 juta ke bawah tdk tergolong miskin. Mohon adil," kata Musni Umar dalam akun twiternya @musniumar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah akan memberikan bansos (bantuan sosial) kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta.

Sri Mulyani menyatakan penerima bansos itu akan mencapai 13 juta pekerja dengan anggaran yang disiapkan mencapai Rp31 triliun.

"Sekarang sedang diidentifikasi targetnya yang diperkirakan bisa mencapai 13 juta. Nanti anggarannya kira-kira sekitar Rp31 triliun," ujarnya.

Menkeu Sri Mulyani juga menyatakan peningkatan belanja pemerintah juga akan dilakukan untuk melindungi masyarakat seperti melalui bantuan sosial produktif hingga Rp30 triliun bagi 12 juta UMKM.

Kemudian, pemerintah turut menambah bansos untuk pemberian beras kepada 10 juta penerima dengan anggaran Rp4,6 triliun.

"Pemerintah juga akan menambah bansos tunai sebesar Rp500.000 per penerima kartu sembako," ujarnya.

Ia menuturkan berbagai langkah tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu memulihkan daya beli masyarakat sehingga pemulihan ekonomi nasional dapat dipercepat.

“Berbagai bansos yang total anggarannya sebesar Rp203,9 triliun untuk 2020 ini di dalam rangka menghadapi COVID-19 dan kenaikan belanja bansos hingga semester I sudah mencapai 59,9 persen,” katanya.

Sri Mulyani menjelaskan stimulus untuk perlindungan sosial yang memiliki anggaran sebesar Rp203,9 triliun hingga kini telah terealisasi Rp85,3 triliun.

“Presiden telah melakukan langkah-langkah bagi seluruh kementerian untuk mengakselerasi penggunaan anggaran yang sudah ditetapkan dalam Perpres 72/2020,” ujarnya.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sulha Handayani