• News

  • Peristiwa

Deklarasi KAMI Nyaris Bentrok, Denny: Drama Terdzolimi Pun Gatot

Pegiat Media sosial, Denny Siregar.
Istimewa
Pegiat Media sosial, Denny Siregar.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) digelar di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (18/8/2020). Sempat terjadi aksi tandingan yang juga menamakan dirinya KAMI (Kesatuan Aksi Milenial Indonesia) dan hampir berujung bentrok namun bisa dicegah oleh Kepolisian. 

Namun, pegiat media sosial Denny Siregar curiga aksi tandingan tersebut dibikin oleh kubu KAMI sendiri agar terbentuk sebuah cerita terdzolimi meskipun akhirnya gagal dan tidak terjadi kerusuhan. 

"Gak jelas pun siapa massa tandingan itu. Jangan2 dia yg deklarasi sendiri, dia juga yg bikin massa tandingan sendiri.

Jadi biar ribut2 sendiri, trus nanti diliput banyak media. Eh, yang liput cuman media kadrun doang

Drama terzolimi pun gatot.." tulis Denny di akun Twitternya, Selasa (18/8).

Sebelumnya, dilansir dari RMOL Banten, puluhan massa aksi yang turut menamai diri sebagai KAMI, kepanjangan dari Kesatuan Aksi Milenial Indonesia (KAMI) itu menggelar unjuk rasa dengan membawa spanduk, poster dan pengeras suara dan mobil komando.

Mereka menggelar aksi di Jalan Proklamasi yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari acara lokasi deklarasi maklumat KAMI.

Akibatnya, pintu gerbang area Tugu Proklamasi ditutup oleh pihak panitia untuk mencegah terjadinya bentrokan dengan massa aksi tandingan.

Aparat keamanan dari kepolisian pun membuat barikade sebanyak dua lapis. Pertama berada di pertigaan dekat Tugu Proklamasi dan satunya lagi berada di depan Gedung Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini, Jalan Proklamasi No 33, atau tepat di dekat massa aksi tandingan.

Beberapa pihak dari deklarasi KAMI terlihat sedikit emosi dengan adanya massa tandingan. Namun, pihak kepolisian akhirnya bisa meredam emosi massa tersebut agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati