• News

  • Peristiwa

Link Film Jejak Khilafah di Nusantara Diblokir Pemerintah, Ini Kata Ustad Zul

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain
Istimewa
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Film Jejak Khilafah di Nusantara diduga diblokir secara mendadak pada penayangan pertamanya oleh Pemerintah Indonesia di hari Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1442 Hijriyah, Kamis (20/8/2020).

Terkait hal tersebut, Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) MUI, Tengku Zulkarnain mempertanyakan pemblokiran link film tersebut.

Menurutnya jika ada pihak yang mengkaitkan film Jejak Khilafah dengan ISIS dan teroris, maka tidak ada lain selain kata "Tolol".

Dirinya pun melihat adanya tindakan anti keagamaan, semakin panik dan kalap sekarang ini.

"Jika kemudian ada yg mengkaitkan Film JEJAK KHILAFAH dengan ISIS dan TERORISME, maka tidak ada kata lain yg saya sampaikan melainkan kata "TOLOL'.. Paham...?" kata Ustad Zul dalam akun twiternya, @ustadtengkuzul.

"Saya melihat tindakan anti keagamaan semakin panik dan kalap sekarang ini..," lanjutnya.

Sebelumnya dari hasil penelusuran, beberapa link film Jejak Khilafah yang dibagikan di media sosial Twitter maupun di Youtube tidak bisa diakses dengan tulisan 'Konten ini tidak tersedia di domain negara ini karena ada keluhan hukum dari pemerintah' termasuk Khilafah channel yang merupakan offical film tersebut.

Film yang sudah digembor-gemborkan warganet dengan puncaknya sejak dua hari lalu, pada Selasa, 18 Aguatus 2020 akan tayang tepat di tanggal 1 Muharam 1442 Hijriyah ini, tak bisa dinikmati semudah untuk memenuhi antusiasme masyarakat yang tertarik.

Telah 'live streaming sekitar pukul 10.00 WIB, hingga lebih satu jam film tersebut tidak bisa ditonton dan komentar pun dinonaktifkan.

Channel lainnya Ade Jawabi di Youtube, yang mengunggah ulang film Jejak Khilafah di Nusantara dengan judul FANS PAGE - JEJAK KHILAFAH DI NUSANTARA (UNOFFCIAL), hingga pukul 11.48 WIB ini masih setia ditonton 998, namun film hanya terus berputar di pembukaan.

Penonton pun terus memerotes tindakan pemerintah Indonesia yang memblokir link film yang menyuguhkan awal mula masuknya Islam di Nusantara melalui Aceh.

Film itu menceritakan meluasnya perdagangan internasional dari kerjaan Ottoman atau Ustmaniyah yang sedang berjaya di abad pertama tahun Islam membuat penyebaran agama itu meluas di Nusantara hingga kini mendominasi masyarakat Indonesia.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli