• News

  • Peristiwa

Soal Nazar Putra Amien Rais, Pengamat: Publik Muak Dengan Sandiwara Elit Politik

Pengamat politik Wempy Hadir.
Istimewa
Pengamat politik Wempy Hadir.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indopolling Network Wempy Hadir menilai, sandiwara para elit politik saat ini telah membuat publik muak.

Hal tersebut disampaikan Wempy mengomentari pernyataan Ketua DPP PAN Mumtaz Rais yang bernazar berenang dari Pantai Kapuk sampai Labuan Bajo jika sang ayah, Amien Rais dan para loyalisnya berhasil mendirikan PAN Reformasi.

"Menurut saya, publik sebenarnya sudah muak dengan sandiwara para elit politik," kata Wempy kepada netralnews.com, Rabu (2/9/2020).

Wempy menyebut, nazar Mumtaz tak beda jauh dengan sang ayah, Amien Rais yang pernah bernazar akan jalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta jika Joko Widodo (Jokowi) terpilih sebagai Presiden dalam Pilpres 2014. Namun hingga kini Amien tak pernah memenuhi janjinya itu.

"Apalagi kita tahu bahwa Pak Amien yang merupakan ayah dari Mumtaz, juga pernah melakukan hal yang sama yakni bernazar jika Jokowi menang, dia akan berjalan kaki dari Jogja ke Jakarta. Hal tersebut tidak pernah terwujud," ungkap Wempy.

Sebelumnya diberitakan, Mumtaz Rais yakin wacana pembentukan partai baru bernama PAN Reformasi oleh sang ayah dan loyalisnya, tidak akan terealisasi karena sepi antusiasme.

“PAN Reformasi ini alih-alih akan terbentuk dan dideklarasikan, malah yang ada nyungsep sebelum tumbuh,” kata Mumtaz kepada wartawan, Senin (31/8/2020).

"Lihatlah, tidak ada satu pun anggota dewan kita (Fraksi PAN) dan kepala daerah kita yang mengarah ke sana (gabung PAN Reformasi). Kenapa? Karena mereka semua sibuk bekerja, bukan seperti para pengangguran itu yang luntang-lantung berhalusinasi mau bikin partai," ucap dia.

Bahkan, Mumtaz bernazar apabila sang ayah dan para pengikutnya berhasil mendirikan PAN Reformasi dan diisi seperempat dari anggota dewan Fraksi PAN, maka ia akan berenang dari Pantai Kapuk (Jakarta Utara) sampai Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur).

"Kalau memang PAN Halusinasi (PAN Reformasi) sampai beneran terbentuk dan diisi seperempat saja dari anggota dewan kita yang berjumlah sekitar 1.500, maka saya sebagai Ketua POK DPP penjaga tangguh benteng PAN ini akan berenang dari Pantai Kapuk sampai Labuan Bajo, sebagai bentuk giveaway, persembahan dari saya," ujarnya.

Tak hanya itu, Ketua DPP PAN ini juga bernazar akan berenang kembali dari Labuan Bajo ke Pantai Kapuk jika Menteri Hukum dan HAM menerbitkan surat keputusan (SK) PAN Reformasi.

"Dan tidak cukup sampai di situ. Jika sampai Menkumham memberikan SK untuk PAN Halusinasi ini, maka saya akan beri giveaway lagi. Berenang dari Labuan Bajo sampai Kapuk. Bolak-balik. Kita tunggu sampai Desember," ungkap Mumtaz.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P