• News

  • Peristiwa

Mumtaz Rais Cibir PAN Reformasi, Wempy: Dia Kecewa Dengan Manuver Amien Rais

 Ketua DPP PAN Mumtaz Rais.
Warkot
Ketua DPP PAN Mumtaz Rais.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPP PAN Mumtaz Rais mencibir wacana pembentukan partai baru bernama PAN Reformasi oleh sang ayah, Amien Rais beserta para loyalisnya.

Mengomentari hal itu, pengamat politik Wempy Hadir berpendapat bahwa "serangan" Mumtaz terhadap rencana pembentukan PAN Reformasi merupakan bentuk kekecewaan terhadap manuver Amien Rais.

"Jadi menurut saya, apa yang dilakukan oleh Mumtaz Rais sebagai ekspresi kekecewaan dia atas sikap ayahnya yang dianggap dapat menggerus kekuatan PAN," kata Wempy kepada netralnews.com, Rabu (3/9/2020).

Pasalnya, lanjut Wempy, manuver Amien Rais dan loyalisnya untuk mendirikan PAN Reformasi, bisa menggerus suara PAN di Pemilu 2024 mendatang.

"Manuver yang dilakukan oleh Amien Rais bisa membuat PAN mengalami decline dalam menyongsong Pemilu 2024," ujar Direktur Indopolling Network itu.

Sebelumnya, putra pendiri PAN Amien Rais, Mumtaz Rais mencibir wacana pembentukan PAN Reformasi oleh sang ayah beserta para loyalisnya. Ia menyebut PAN Reformasi sebagai kelompok pengangguran yang berhalusinasi ingin menjadi partai.

Mumtaz bahkan mengejek PAN Reformasi sebagai 'PAN Halusinasi'. Ia juga yakin PAN Reformasi tidak akan terealisasi karena sepi antusiasme dan tidak akan mendapat dukungan dari anggota legislatif fraksi PAN.

“PAN Reformasi ini alih-alih akan terbentuk dan dideklarasikan, malah yang ada nyungsep sebelum tumbuh,” kata Mumtaz kepada wartawan, Senin (31/8/2020).

"Lihatlah, tidak ada satu pun anggota dewan kita (Fraksi PAN) dan kepala daerah kita yang mengarah ke sana (gabung PAN Reformasi). Kenapa? Karena mereka semua sibuk bekerja, bukan seperti para pengangguran itu yang luntang-lantung berhalusinasi mau bikin partai," ucap dia.

Bahkan, Mumtaz bernazar apabila sang ayah dan para pengikutnya berhasil mendirikan PAN Reformasi dan diisi seperempat dari anggota dewan Fraksi PAN, maka ia akan berenang dari Pantai Kapuk (Jakarta Utara) sampai Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur).

"Kalau memang PAN Halusinasi (PAN Reformasi) sampai beneran terbentuk dan diisi seperempat saja dari anggota dewan kita yang berjumlah sekitar 1.500, maka saya sebagai Ketua POK DPP penjaga tangguh benteng PAN ini akan berenang dari Pantai Kapuk sampai

Labuan Bajo, sebagai bentuk giveaway, persembahan dari saya," ujarnya.

Tak hanya itu, Ketua DPP PAN ini juga bernazar akan berenang kembali dari Labuan Bajo ke Pantai Kapuk jika 
Menteri Hukum dan HAM menerbitkan surat keputusan (SK) PAN Reformasi.

"Dan tidak cukup sampai di situ. Jika sampai Menkumham memberikan SK untuk PAN Halusinasi ini, maka saya akan beri giveaway lagi. Berenang dari Labuan Bajo sampai Kapuk. Bolak-balik. Kita tunggu sampai Desember," ungkap Mumtaz.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani