• News

  • Peristiwa

Warga Bogor Tak Percaya COVID-19 dan Sebut Konspirasi

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.
PK News
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut 50% warga Kota Bogor antara percaya dan tak percaya bahwa Covid-19 adalah konspirasi.

Sementara 16% lainnya mempercayai Covid-19 merupakan teori konspirasi. Bima menyebut fakta tersebut mengkhawatirkan.
“50% Warga Bogor bingung Covid-19 konspirasi atau bukan,” ujarnya dalam 20Detik, yang diposting Facebooknya,  Sabtu (12/9/2020).

Pernyataan tersebut mendapat tanggapan dari warganet. Akun Facebook bernama Eko, menulis ."sudah di bilang jngan keluar rumah..lebih aman drmh saja bersama istri tercinta..jdi makin harmonis dan mkin sysng jika dirmh saja..”

Noveis memosting,” Ini lagi....harusnya sekelas kepala daerah ndak perlu sibuk ngurusin kayak gini...fokus untuk mencegah lebih banyak pasien....kelihatan bodohnya pak."

Akun Gatot, menambahkan, "kalau niat menghilangkan covid, sudah dari dulu dipanggil, ahlinya ahli covid dari china, mereka sudah bebas corona, kenapa gak dipanggil?.”

Herry Wardhana, menulis, "Yah bapak sebagai kepala daerah harus bs menyakinkan dan membuat warganya aman, nyaman dan patuh.."

Sementara Eko Prasetyo mengatakan,” Mari sini yang gak percaya Covid itu nyata, ke RS karantina, ingat gak boleh pakek masker... untuk buktikan tertular atau tidak. selanjutnya tinggal nunggu imun kamu kuat atau nggak. Kalo nggak kuat... tinggal perlu nunggu.. lu perlu perawatan atau nggak. Kalo nggak percaya kan ada konsekuensinya bos!.”

Disusul akun Dulkampret, “Sure. Kalau sebagian besar warga bogor, padang, poso, ngruki, percaya bahwa covid itu konspirasi atau percaya bahwa bumi itu datar, itu tidak mengherankan sama sekali. Mereka cerdas, bos! (anak lele mode on).”

Editor : Sulha Handayani