• News

  • Peristiwa

Soal UU Cipta Kerja, Teddy: Kenapa yang Ngamuk Kesetanan dan Sebar Fitnah Bukan Buruh?

Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi.
Go Politik
Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ( PKPI) Teddy Gusnaidi menyoroti aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) di sejumlah daerah yang berujung ricuh hingga perusakan fasilitas publik.

Melalui akun Twitternya, Teddy mengaku heran dengan pihak-pihak yang bukan bagian dari buruh/pekerja yang dirugikan UU Ciptaker, tapi berunjuk rasa hingga melakukan tindakan anarkis.

Apalagi, lanjut Teddy, UU Cipta Kerja yang disahkan DPR dalam rapat paripurna pada Senin (5/10/2020) itu, juga tidak merugikan buruh.

"Apa kerugian dari pihak yang bukan buruh/pekerja terkait UU Cipta Kerja tentang ketenagakerjaan? Tidak ada..
Apa kerugian buruh/pekerja terkait UU Cipta Kerja tentang perburuhan? Tidak ada," tulis Teddy di akun Twitternya, Kamis (8/10/2020).

"Kalau tidak ada kerugian, kenapa dibuat seolah-olah UU ini sangat merugikan? #Provokasi," sambung @TeddyGusnaidi.

Pada cuitan lainnya, Teddy kembali mempertanyakan pihak yang demo hingga merusak fasilitas publik, bahkan ada juga yang menyebar hoaks soal UU Cipta Kerja lewat media sosial, padahal mereka bukan bagian dari buruh.

"Kalau UU Cipta kerja tentang ketenagakerjaan sama sekali tidak merugikan buruh/pekerja dan keluarganya, tentu saja yang bukan buruh/pekerja pun sama sekali tidak dirugikan," kata Teddy.

"Tapi kenapa yang ngamuk kesetanan, yang merusak dan yang menyebarkan fitnah bukan buruh? Ada apa ini?" cuit @TeddyGusnaidi.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani