• News

  • Peristiwa

BIN Ungkap Otak Kerusuhan Demo Omnibus Law, MLT: Mungkin Mau Nyusul Kivlan Zein

Demonstrasi tolak Omnibus Law sempat diwarnai kericuhan di beberapa daerah
Foto: Berita Heboh
Demonstrasi tolak Omnibus Law sempat diwarnai kericuhan di beberapa daerah

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Badan Intelijen Negara (BIN) mendalami dalang kerusuhan aksi demonstrasi menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja, beberapa waktu lalu. Sejumlah nama yang diduga terlibat didalami.

"BIN terus mendalami dalang kerusuhan dan diverifikasi untuk tindaklanjutnya terkait hukum," ucap Deputi VII BIN, Wawan Hari Purwanto saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2020).

Wawan tidak menampik demokrasi meniscayakan kebebasan dan kesetaraan. Namun hal tersebut ada aturannya. Jika ada pelanggaran, maka ada sanksi hukumnya.

"Kita hargai mereka berhak demo dan dilindungi konsitusi, kita semua setara, namun jangan langgar aturan, karena aturan itu ada sanksi hukumnya," tuturnya.

"Jika terbukti dari hasil penyelidikan dan penyidikan pasti ditindak tegas. Nama-nama yang ada terus didalami," kata Wawan dilansir Inews.id.

Menanggapi pernyataan BIN, Senin (12/10/20), akun FB @Mak Lambe Turah ikut membagikan tautan dan membuat  cuitan, katanya: "Yang dalang demo 22 Mei kemaren kan udah ketangkap udah disidang...  lanjut yang ini, Mungkin mau nyusul Kivlan Zein."

Sebagaimana diketahui, DPR telah mengesahkan omnibus law RUU Cipta Kerja menjadi UU. Keputusan ini memantik aksi demonstrasi dari sejumlah elemen masyarakat. Mulai dari buruh, mahasiswa, pelajar, dan lain sebagainya.

Bagi buruh, UU Cipta Kerja menghisap kaum pekerja dan lebih menguntungkan pemodal. Karena itu buruh meminta agar beleid ini dibatalkan meski sudah disahkan.

Aksi demonstrasi yang memuncak pada Kamis 8 Oktober 2020 kemarin menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas umum. Selain di Jakarta, aksi juga digelar serentak di berbagai titik di wilayah lainnya.

Editor : Taat Ujianto