• News

  • Peristiwa

FH Sebut Demo Hari Ini Cuma Demo Bojog dan Jangan Ada Alasan Kriminalisasi Ulama 

Ferdinand Hutahaean
Twitter
Ferdinand Hutahaean

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Elemen PA 212, GNPF Ulama, FPI dan HRS Center akan menggelar aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja di depan Istana Merdeka pada Selasa (13/10/2020).

Terkait hal itu Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahaean memprediksi demo yang digelar hari ini hanyalah demo bojog yang akan membawa sial kepada pihak-pihak yang terlibat dalam aksi demo tersebut.

Dalam bahasa Bali, 'bojog' artinya monyet.

Hal itu diungkapkan melalui cuitan di akun Twitternya. Ferdinand mengibaratkan angka 13 tanggal pelaksanaan demo merupakan angka sial.

Dan angka kalau main qiu-qiu sama dengan jeblog.

Selain itu Ferdinand juga mengingatkan jangan bawa-bawa nama ulama dalam demo.

"13 kata orang angka sial, 10 itu kalau main qiu2 sama dgn jeblok, bojog  jadi besok demo ini cuma demo bojog yang akan bawa sial kpd provokatornya, bawa sial kpd pendananya dan bawa sial kpd pemimpin demonya. Lihat saja besok..!

Jgn ada alasan kriminalisasi ulama ya..!!," tulis Ferdinand akun Twitternya.

Cuitan Ferdinand pun direspin komentar oleh netizen. Berikut komentar netizen yang teroantau netralnews.com, Selasa (13/10/2020).

@KiBajolijo: Aksi Jembuk Bin Apes

Jembuk = Zonk (10)

Apes = Sial (13)

Semoga BOHIR segera JEMBUK

Pendemonya SIAL

@BabehChannel: Ketika mereka baru memyebutkan rencana 1310 aja udah sial bang   mereka, karena boroknya udah di bongkar dan skenario busuk mereka sudah di ketahui masyarakat luas. Coba tengok akun digeembokfc, 95% yg di twitkan akun tsb mendekati fakta

@myatharva: KALO YG NGAKU ULAMA KERJANYA PROVOKASI TEBAR SARA ADU DOMBA SOK SUCI...

ITU PREMAN PENGECUT PAKE TOPENG SOK SUCI

Editor : Nazaruli