• News

  • Peristiwa

Anies Hanya Dijadikan Wapresnya HRS, Permadi Arya Ngomong Begini

Pegiat media sosial Permadi Arya (Abu Janda)
Istimewa
Pegiat media sosial Permadi Arya (Abu Janda)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pegiat media sosial Permadi Arya mengaku geli melihat poster pasangan presiden dan wakil presiden 2024-2029 yang berisi foto Habib Rizieq Shihab (HRS) dan Anies Baswedan. Yang bikin Permadi geli adalah karena Anies di situ hanya diposisikan sebagai wapres, padahal dirinya merupakan sosok yang lebih intelek dan punya pengalaman mentereng sebagai Gubernur DKI Jakarta.

  “Pak @aniesbaswedan, bapak udah sekolah tinggi sampe PhD.. udah jadi "Gubernur Indonesia rasa plesiden".. ternyata di mata pendukung bapak, rating bapak di bawah buronan kasus cabul chat porno.. yakin masih ingin mengandalkan pemilih dari golongan manusia2 tak berakal gini pak?” tulis Permadi Arya di akun Twitternya, Jumat (23/10/2020).

Cuitan Permadi Arya tersebut mendapat cukup banyak respon dari netizen seperti terpantau oleh netralnews berikut.

@humairaindra: Mosok pak @aniesbaswedan yg Uda susah payah bekerja malah jd RI 2??

@yohanesdhysta: Udah repot-repot bikin Tanggul Baswedan, pasang Monumen Bambu Ngeue, pasang tumpukan gabion. Eh dapetnya cuma ban serep

@cumakuli4: Ngarep jadi presiden malah di jadiin wakil SAYAPRIHATIN

@Umurdowo55: Kok ujug-ujug dan sekonyong-konyong dinomor duwakan?

Sebelumnya, HRS disebut akan pulang ke Tanah Air untuk memimpin revolusi akhlak.

Hal itu dikatakan Sekretaris Umum Front Pembela Islam Munarman di Channel Youtube Islam Is My Life, yang diunggah pada Sabtu (17/10/2020).

"Habib Rizieq menyuarakan, membawa dan memimpin revolusi akhlak," kata Sekretaris Umum FPI, Munarman.

Munarman menjelaskan revolusi yang sebut itu mengacu pada Presiden Jokowi yang menggaungkan revolusi mental.

Namun, adapun revolusi akhlak Habib Rizieq itu lebih kepada mengubah perilaku agar meneladani sikap Nabi Muhammad SAW.

Dia mencontohkan revolusi akhlak seperti mengubah perilaku orang yang tadinya sering berbohong menjadi tidak berbohong dan yang tadinya sering meninggalkan salat jadi sering salat.

"Akhlak yang seperti apa? Menjadi kepada akhlak rasulullah, akhlak yang berdasarkan Al Quran dan Al Sunnah, akhlak yang dari orang yang suka bohong di revolusi jadi tidak bohong," kata Munarman.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Nazaruli