• News

  • Peristiwa

Macron Hina Islam, HRS Hina Kelahiran Jesus, EK: Perilaku yang Mendatangkan Kemarahan

Pegiat media sosial Eko Kuntadhi
Istimewa
Pegiat media sosial Eko Kuntadhi

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi kembali berbicara soal pelecehan agama.

Namun kali ini ia tak hanya menyoroti soal pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menghina agama Islam dan Nabi Muhammad, melainkan juga ikut mengingatkan kita bahwa di Indonesia umat Islam pun juga pernah menghina agama lain.

Ia mencontohkan pernyataan Habib Rizieq Shihab tahun 2016 silam yang pernah menghina kelahiran Jesus, sehingga dampaknya akan sama saja yaitu mendatangkan kemarahan dari umat kristen karena melecehkan lammbang sakral sebuah keyakinan.

“Kalau Anda marah dengan stemen Rizieq yg menghina kelahiran Jesus. Kita juga perlu marah dengan Macron yang mengizinkan kartun Kanjeng Nabi diterbitkan.

Keduanya melecehkan lambang sakral sebuah keyakinan.

Perilaku seperti itu hanya mendatangkan kemarahan.” tulis Eko di akun Twitternya, Kamis (29/10/2020).

Sebelumnya, tahun 2016 yang lalu, pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab pernah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pimpinan pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), karena diduga melecehkan umat Kristen.

"Kita laporkan dugaan penistaan agama, yang menurut temuan kita, itu dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab melalui ceramahnya," kata ketua umum pimpinan pusat PMKRI, Angelius Wake Kako kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, 26 Desember silam.

Menurutnya, Rizieq diduga melecehkan umat Kristen melalui isi ceramahnya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, berdasarkan tayangan video yang diunggah oleh SR melalui akun Twitter dan AF melalui akun Instagramnya.

"Dalam bahasa dia (Rizieq Shihab), menurut kami, dia mencela (melalui kata-kata) 'Kalau Tuhan beranak, bidannya siapa'," ungkap Angelius.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Nazaruli