• News

  • Peristiwa

Mensos Harap Penyandang Disabilitas Dapat Lebih Besar Akses Pekerjaan

Mensos Harap Penyandang Disabilitas Dapat Lebih Besar Akses Pekerjaan
Humas Kemensos
Mensos Harap Penyandang Disabilitas Dapat Lebih Besar Akses Pekerjaan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara berharap, para penyandang disabilitas bisa mendapatkan lebih besar akses dalam banyak kesempatan. Termasuk tentu saja akses terhadap pekerjaan baik di sektor pemerintah maupun swasta.

“Terlebih bila mereka memiliki keterampilan yang memadai dan mendapat sertifikasi,” kata Mensos Ari di Jakarta, Minggu (1/11/2020).

Pernyataan ini disampaikan menyusul Kementerian Sosial (Kemensos) yang bersiap menyambut peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2020 pada tanggal 3 Desember 2020 mendatang. Peringatan HDI kali ini mengusung tema “Not All Disabilities Are Visible“ (tidak semua disabilitas bisa terlihat).

Mensos mengingatkan, dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, ada kewajiban bagi instansi pemerintah untuk memberikan kesempatan kerja sebesar 2% untuk penyandang disabilitas. Dan sebanyak 1% untuk kalangan dunia usaha.

Kemensos sendiri menyediakan fasilitas untuk pengembangan keterampilan bagi penyandang disabilitas. Seperti Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BRSPDI) Ciung Wanara dan Balai Rehabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas (BBRVPD), di Cibinong, Bogor.

“Di sini merupakan balai pelatihan untuk disabilitas yang terbesar di Asia Tenggara. Selain itu peralatannya juga lengkap. Jadi saya minta para penerima manfaat (PM) yang diberikan pembinaan di sini mendapat peluang lebih besar di dunia kerja,” kata Mensos Juliari.

Peringatan HDI diselenggarakan dengan serangkaian acara yang akan dimulai pada tanggal 18 November hingga 3 Desember 2020. Dengan mengusung tema “not all disabilities are visible“ ,  event ini akan disiarkan secara virtual dan serentak di akun Youtube Kemensos, TVRI, dan RRI.

HDI 2020 akan meliputi enam sub-event besar yakni Disabilities Creative Gallery dan Opening Ceremony & Prescon pada 18 November, Disability Show (Variety Show) pada 2-3 Desember, Disability Creative Award dan Key Opinion Leader Support pada 18 November-3 Desember, dan Closing Ceremony pada 3 Desember.

Salah satu hal keunikan penyelenggaraan HDI tahun ini ialah Disability Show yang menghadirkan pameran virtual 360 derajat sehingga pengunjung seakan-akan merasakan datang langsung ke ruang pameran.

Selain itu, pada sub-event Disability Creative Award terdapat lomba Disability Vlog dan Tiktok Challenge yang para pesertanya berasal dari Balai Rehabilitas Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Yayasan Disabilitas.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani