• News

  • Peristiwa

Sebut ada Peran Jokowi dalam Pengembangan Transportasi Jakarta,CW: Jubir Bermental BuzzeRp

Tokoh Papua, Christ Wamea
Twitter
Tokoh Papua, Christ Wamea

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) asal Papua, Christ Wamea angkat bicara terkait klaim juru bicara (jubir) presiden Fadjroel Rachman terkait penghargaan terkait layanan transportasi berkelanjutan terbaik dari The Institute for Transportation & Development Policy (ITDP) untuk DKI Jakarta.

Christ menyebut, Fadjroel Rachman jubir bermental buzzerp, yang telah menjadi raja klaim bagi keberhasilan yang dicapai Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Jubir presiden bermental buzzerp akhirnya menjadi raja klaim bagi keberhasilan yg dicapai olh pak gubernur DKI. Memalukan," kata Christ dalam akun Twitternya, @ChristWamea.

Sebelumnya Fadjroel Rachman angkat bicara soal DKI Jakarta yang meraih juara dalam dalam layanan transportasi berkelanjutan terbaik dari The Institute for Transportation & Development Policy (ITDP) yang berbasis di New York, Amerika Serikat.

Ia menyebut bahwa pencapaian itu merupakan hasil rintisan gubernur DKI sebelumnya yang kini menjadi Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) bersama mantan wakil gubernur DKI saat itu, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Akhirnya semua pekerjaan transportasi publik yang dirintis Presiden Jokowi dan Basuki dari MRT Jakarta, LRT Jabodebek, Kereta Api Bandara, 6Tol Dalam Kota," kata Fadjroel dalam cuitannya di akun @fadjroel, Sabtu (31/10).

Tak hanya nama Jokowi dan Ahok yang disebut Fadjroel, mantan Gubernur DKI lainnya yakni Sutiyoso juga disinggungnya. Transjakarta, merupakan cikal bakal kebijakan dari Bang Yos sapaan akrab Sutiyoso, yang dianggap menjadi kebanggaan transportasi Ibu kota.

Diketahui dalam rilis PPID Pemprov DKI, Ibu kota berhasil memenangkan Sustainable Transport Award (STA) 2021 atas program integrasi antarmoda transportasi publik yang terus dikembangkan.

Jakarta menjadi kota pertama di Asia Tenggara yang memenangkan penghargaan STA mengalahkan kota - kota besar dunia, setelah pada tahun lalu menduduki peringkat kedua atau mendapat gelar Honorable Mention.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sesmawati