• News

  • Peristiwa

Teringat Jenderal Besar Ahmad Yani, FH: Kalau Tokoh KAMI Ini Berbanding Kebalik

Politisi Ferdinand Hutahaea
Istimewa
Politisi Ferdinand Hutahaea

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengomentari pemanggilan kepolisian, terkait penyidikan terhadap tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Ahmad Yani.

Diketahui dalam dua pemanggilan penyidikan, Ahmad Yani selalu mangkir.

Ferdinand mengatakan, mendengar nama Ahmad Yani, dirinya selalu tertuju kepada sosok Jenderal Besar Ahmad Yani, tokoh revolusi yang gugur ditangan PKI. Ia pun menyebut Ahmad Yani sosok jenderal yang pemberani.

Namun berbanding terbalik dengan Ahmad Yani, tokoh KAMI, bukan pahlawan, namun tak seberani ucapannya.

"Kenangan saya akan mama A Yani langsung tertuju kepada Jendral Ahmad Yani, Pahlawan Revolusi yang gugur ditangan kekejaman PKI. Beliau Jendral yang pemberani," kata Ferdinand dalam akun Twitternya.

"Sayangnya bung A Yani tokoh "ormas KAMI" ini berbanding terbalik, bkn pahlawan malah tampak tak seberani ketika berkata2," lanjutnya.

Sebelumnya, setelah melayangkan pemanggilan ke dua, Polri akan melayangkan surat panggilan ketiga untuk Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani.

"Yang jelas penyidik akan melaksanakan pemanggilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang ada tentunya kalau yang bersangkutan dipanggil sekali tidak hadir tentunya nanti akan dilayangkan panggilan berikutnya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Jakarta, Rabu (4/11/2020). 

Bareskrim Polri sendiri mengagendakan pemeriksaan Ahmad Yani terkait dengan pengembangan tersangka kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang menjerat Anton Permana. 

Anton Permana ditetapkan sebagai tersangka lantaran telah memberikan ujaran kebencian, yang disinyalir memicu demo anarkis terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja pada 8 Oktober 2020. 

"Terkait dengan yang disampaikan tadi saudara AY dipanggil terkait dengan pengembangan pemeriksaan saudara AP," ujar Awi.  

Dalam pemanggilan kedua, Ahmad Yani mangkir dengan alasan surat panggilan tidak jelas. Polri menyayangkan sikap dari Ahmad Yani tersebut. 

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli