• News

  • Peristiwa

Dubes Agus Sebut Rizieq Tak Perlu Malu Dengan Status Deportasi, Musni: Keterlaluan!

 Musni: sebut Keterlaluan jika Habib Rizieq dideportasi.
Truly Islam
Musni: sebut Keterlaluan jika Habib Rizieq dideportasi.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sosiolog Musni Umar mengatakan, seharusnya Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel melindungi Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.

Faktanya, lanjut Musni, Dubes Agus bukannya melindungi, tapi justru melakukan hal sebaliknya terhadap Habib Rizieq. Karenanya, Musninmenyebut sikap Dubes Agus itu sangat keterlaluan.

Hal tersebut disampaikan Musni mengomentari artikel berita dari salah satu media daring yang menulis pernyataan Dubes Agus bahwa Rizieq tak perlu malu dengan statusnya yang deportasi.

"Seharusnya Dubes Agus melindungi  Habib Rieziq Shihab sesuai amanat Pembukaan UUD 1945. Fakta, dia bertindak sebaliknya," tulis Musni di akun Twitternya, Jumat (6/11/2020).

"Apa yang pantas dikatakan kepada Dubes RI di Saudi Arabia "keterlaluan," tegas Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) itu.
Sebelumnya, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel memberikan keterangan terkait rencana kepulangan Habib Rizieq Shihab pada 10 November 2020 mendatang.

Agus menuturkan, sudah berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kerajaan Arab Saudi al-Mudiriyah al-Amah lil Jawazat dan ditemukan jika Rizieq Syihab masuk dalam daftar 'tasjil murahhal' atau daftar orang yang dideportasi.

"Nama MRS masuk dalam 'tasjil murahhal' daftar orang dideportasi. Saya berpesan untuk MRS, tidak perlu malu dengan status di sistem komputer imigrasi Saudi ini," kata Agus kepada wartawan, Kamis (5/11/2020).


Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani