• News

  • Peristiwa

Pengamat Duga Pemerintah Bakal Beri HRS Penghargaan Seperti Fadli-Fahri dan Gatot

Pengamat politik Jerry Massie
Wartakan
Pengamat politik Jerry Massie

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat politik Jerry Massie menduga, pemerintah bakal memberikan penghargaan kepada Habib Rizieq Shihab (HRS) sebagai tokoh agama yang berpengaruh di bidang sosial.

"Saya duga pemerintah akan memberikan penghargaan pada HRS. Mungkin bisa saja dinilai sebagai tokoh agama yang berpengaruh di bidang sosial," kata Jerry kepada netralnews.com, Senin (9/11/2020).

Menurutnya, kemungkinan penghargaan itu diberikan karena sosok HRS yang kontroversial dan kerap bersuara lantang mengkritisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Kan di Indonesia tokoh-tokoh kontroversial, yang vokal mengkritik kebijakan pemerintah dapat penghargaan. Nah, Habib Rizieq kita tahu dia juga kontroversial dan sering kritik pemerintahan Jokowi," ujar Jerry.

Hal ini, lanjut Jerry, sama dengan pemberian tanda jasa kepada tokoh-tokoh kontroversial lainnya yang juga dikenal kerap mengkritik pemerintah, seperti Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Gatot Nurmantyo.

"Beberapa waktu lalu kan Fahri dan Fadli sudah dapat. Kemudian Gatot juga tiba-tiba dikabarkan bakal dapat. Makanya saya prediksi HRS juga bakal dikasih penghargaan oleh pemerintah," papar Jerry.

"Bahkan bisa jadi nanti Amien Rais jadi tokoh berikut yang dapat penghargaan," pungkas Direktur Political and Public Policy Studies (P3S).

Seperti diketahui, Presiden Jokowi memberikan penghargaan Bintang Mahaputera Nararya kepada dua eks pimpinan DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah di Istana Negara pada (13/8/2020) lalu.

Selain Fadli dan Gatot, Presiden Jokowi juga akan memberikan Bintang Mahaputra kepada mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Rencananya penganugerahan akan dilakukan pada tanggal 10 dan 11 November 2020.

Terkait pemberian penghargaan tersebut, Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa semuanya itu sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.

"Semua mantan Panglima dan semua mantan menteri serta pimpinan lembaga negara yang selesai satu periode juga dapat BM. Itu harus diberikan tanpa pandang bulu," kata Mahfud lewat akun Twitter @mohmahfudmd, Selasa (3/11/2020).

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati