• News

  • Peristiwa

Megawati Sebut Jakarta Amburadul, Ferdinand Malah Bilang Begini

Ferdinand Hutahaean
Istimewa
Ferdinand Hutahaean

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWY) Ferdinand Hutahaean (FH) mengomentari pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang menyebut Jakarta amburadul.

Menurut eks politisi Partai Demokrat ini, jika Megawati turun gelanggang, artinya ada politik tingkat tinggi yang tengah bermain.

Ia pun mengatakan, cuitannya mengenai mesin politik di 2022 dan 2024 benar adanya.

"Kalau sekelas lbu Mega sdh turun gelanggang, artinya mmg dibalik layar tak kasat mata sdg terjadi politik tingkat tinggi yg bermain. Kalau tdk, tak mgkn lbu Mega politisi teratas turun bicara," kata Ferdinand dalam akun Twitternya, @FerdinandHaean3.

"Artinya cuitan sy tentang mesin politik 2022 dan 2024 sdh dipanasi lbh awal itu nyata," lanjutnya.

Sebelumnya diketahui, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menyebut DKI Jakarta kini amburadul.

Dia bicara demikian karena Jakarta yang kini dipimpin Gubernur Anies Baswedan tidak masuk tiga besar Kota Mahasiswa Terbaik 2020 versi Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Berdasarkan hasil riset tim UNJ, DKI Jakarta berada di peringkat ke enam dengan skor 10. Sementara peringkat pertama adalah Semarang dengan skor 17, diikuti Solo dan Surabaya dengan skor 15.

"Persoalannya, sekarang saya bilang Jakarta ini menjadi amburadul, karena apa, ini tadi seharusnya city of intellect ini dapat dilakukan tata kotanya, masterplan-nya, dan lain sebagainya," kata Mega saat berbicara dalam acara Dialog Kebangsaan: Pembudayaan Pancasila dan Peneguhan Kebangsaan Indonesia di Era Milenial yang disiarkan secara daring, Selasa (10/11/2020).

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli