• News

  • Peristiwa

Ungkit Megawati Sebut Jakarta Semakin Amburadul, Netizen: Apalagi 4 Hari Terakhir

Ribuan massa sambut kedatangan Rizieq Shihab
Foto: Pikiran Rakyat
Ribuan massa sambut kedatangan Rizieq Shihab

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri sempat membuat polemik dengan mengatakan 'Jakarta Amburadul' dalam penganugerahan City of Intellectual.

Ucapan Megawati seolah diarahkan pada kebijakan-kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meskipun ibu kota baru saja mendapatkan penghargaan Sustainable Transport Award (STA) 2021 beberapa waktu lalu.

Soal penilaian "Jakarta Amburadul" ternyata ikut mampir dan menjadi bahasan menarik warganet di akun FB @Mak Lambe Turah, Minggu (15/11/20). MLT mencuit:

JAKARTA AMBURADUL ?

Jakarta AMBURADUL baru masuk bahasannya di lapak Mak.⁣
Menurut kalian??

Apalagi dalam 4 hari terakhir ini..
Mak mau nulis satu2 nanti dikira Mak ngomporin orang..⁣
Silahkan dinilai sendiri

Mak lagi belajar dari pak Hardiyanto Kenneth⁣
"Jangan suka mencari kesalahan orang lain"⁣

Bapak ini yah bijak sekali

Udah gitu paling aktif dan gercep turun langsung kelapangan cek persoalan2 banjir jakarta dan banyak membantu warga⁣

Harusnya bapak ini tidak duduk di kursi DPRD tapi harusnya bapak ini masuk rekomendasi bu Mega menjadi Gubernur DKI selanjutnya atau minimal Wakil Gubernur DKI⁣ agar DKI tIdak amburadul

Mak mendukung orang2 baik yang tulus bekerja untuk rakyat⁣
dan Mak mendukung orang2 baik yang tidak suka membicarakan kesalahan para pemimpinnya..⁣

jangan tiru Mak, karena Mak emang biangnya bacot⁣.

Akun FB MLT juga ikut mengunggah video kompas tentang debat membahas benarkah Jakarta amburadul.

Pernyataan Fraksi PDIP

Sementara itu sebelumnya anggota Komisi D dan juga Anggota Bapemperda DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth angkat bicara terkait pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang menyebut kondisi Jakarta amburadul.

Menurut pria yang kerap disapa Kent itu, ucapan yang dilontarkan wanita kelahiran Yogyakarta 23 Januari 1947 itu merupakan kritik yang membangun, agar kinerja Pemprov DKI Jakarta lebih baik lagi kedepannya.

"Saya menilai apa yang diucapkan Ibu Megawati Soekarnoputri adalah kritikan yang membangun, agar Jakarta lebih baik lagi kedepannya," kata Kent dalam keterangannya, Sabtu (14/11/2020).

Menurut Kent, Megawati Soekarnoputri merupakan tokoh bangsa yang paham apa yang harus dikritik terkait kondisi bangsa saat ini, salah satunya Jakarta yang dinilainya sudah amburadul.

"Beliau lebih makrifat, dan paham betul apa yang harus dikritisi. Artinya Jakarta sudah darurat dan perlu dibenahi secara serius dan fokus," kata Kent.

Selain itu, sambung Kent, lontaran Presiden kelima Republik Indonesia ini merupakan curahan isi hati dan pikirannya, setelah merasakan permasalahan di Jakarta yang tak kunjung selesai, salah satunya Pandemi Covid-19 dan banjir.

"Yang disampaikan Ibu Megawati Soekarnoputri merupakan pikiran dan perasaan, atau majas yang ingin disampaikan kepada Pemprov DKI Jakarta. Teguran-teguran semacam itu seharusnya dijadikan acuan supaya bisa berkreasi jadi jangan terlalu di tafsir secara berlebihan," tegas Kent.

Lalu terkait dengan Pemprov DKI yang menerima opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan penghargaan dari dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), merupakan hal yang bagus. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dengan baik.

"Jangan terlalu terlena dengan penghargaan yang sudah diberikan, dan jangan hanya meng-klaim secara sepihak. Tapi masih banyak pekerjaan rumah yang belum selesai, dan bisa kita lihat realita di lapangan seperti apa," ketus Kent seperti dinukil Tribunnews.com.

Pendukung Anies menyanggah

Lain lagi dengan Geisz Chalifah, salah satu loyalis Gubernur DKI Anies Baswedan. Dinukil Wartaekonomi.com, ia justru menyatakan bahwa Jakarta amburadul merupakan hasil dari gubernur sebelumnya.

Pasalnya, keberhasilan Pemprov DKI meraih Sustainable Transport Award (STA) beberapa waktu lalu telah diklaim sebagai hasil kinerja Gubernur DKI Jakarta sebelumnya.

Pertanyaan Geisz Chalifah ini diunggah dalam akun Twitter pribadinya @GeiszChalifah pada Jumat (13/11/2020).

"Jakarta dapat penghargaan internasional transportasi. Itu hasil Gubernur sebelumnya. Jakarta Amburadul. Hasil Gubernur sebelumnya?".

Kicaua Geisz ini pun mendapat berbagai komentar dari netizen, salah satunya akun @FahrroziLalu berkicau," Nah itu dia bang... Giliran yang baik diklaim gubernur sebelumnya... Nah yg menurut mereka (hayalan mrk tepatnya) tidak baik diklaim gubernur skrg kan semprul."

Lalu akun @roikhat71958755 berkicau, "pkknya hasil yg baik2 itu hasil dr gubernur sblmnya dan yg jlk2 itu hsl gubernur skrng udh biasa pak kaim OD mah gtu mikirnya".

Editor : Taat Ujianto