• News

  • Peristiwa

Agar Tak Dilarang, Abu Janda Minta Umat Kristiani Pakai Gamis dan Sorban Saat Hari Natal

Permadi Arya alias Abu Janda.
Permadi Arya alias Abu Janda.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Permadi Arya atau akrab disapa Abu Janda menanggapi larangan kerumunan massa oleh Pemprov DKI terhadap umat kristiani yang merayakan natal.

Diketahui, larangan kerumunan massa tersebut dilakukan guna menghindari penyebaran Covid-19 ditengah pandemi.

Terkait hal itu, Abu Janda memberikan trik agar larangan tersebut tak berlaku, salahsatunya dengan menggunakan gamis dan sorban saat merayakan natal.

"Yth umat kristen, mohon kenakan gamis sorban saat merayakan Natal nanti. Insyaallah @aniesbaswedan beserta seluruh jajaran pemprov @DKIJakarta &@BNPB_Indonesia

@satgascovid19id tak akan kuasa melarang. Siapin 50jt aja untuk bayar dendanya. Monggo dicoba trik bebas berkerumun ini," kata Abu Janda dalam akun Twitternya, @permadiaktivis1.

Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta menegaskan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021 tidak dapat dirayakan dengan mengumpulkan banyak massa.

Alasannya, peringatan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021 kali ini masih di tengah pandemi Covid-19.

“Tidak ada pengerahan massa seperti tahun-tahun sebelumnya, konser musik konser budaya, tari-tarian, nyanyi-nyanyian sebagainya, tahun ini tidak ada lagi,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Senin (16/11/2020).

Ariza mengatakan hal itu saat menjawab pertanyaan ihwal potensi peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Ibu Kota menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021 mendatang.

Menurut Ariza, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mencari bentuk perayaan yang mengacu pada protokol kesehatan. Persisnya, perayaan yang tidak memantik kerumunan massa.

“Yang pasti pada Tahun Baru ini tidak ada perayaan seperti tahun-tahun sebelumnya. Kita akan laksanakan sesuai protokol Covid-19,” kata dia.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Irawan.H.P