• News

  • Peristiwa

Sebut Pemanggilan Gubernur Anies oleh Polisi tak Wajar, Ini Alasan Andi Arief

Politisi Andi Arief
Istimewa
Politisi Andi Arief

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat, Andi Arief menyebut, pemanggilan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya, tidak wajar.

Hal tersebut dikatakan Arief lantaran pertanggungjawaban Anies sebagai gubernur adalah pertanggungjawaban politik. Karena itu, jabatan Anies diatas kepolisian.

Seharusnya kata Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrat itu, yang berhak memanggil Anies adalah menteri dalam negeri (Mendagri).

"Pemanggilan @aniesbaswedan soal keramaian oleh Polisi tidak wajar. Karena pertanggungjawaban Anies sebagai Gubernur itu pertanggungjawaban politik. Posisi Anies di atas kepolisian wilayah," kata Andi dalam akun Twitternya, @AndiArief_.

"Karena jabatan politik. Harusnya Mendagri yang berhak memanggil Gubernur," lanjutnya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dijadwalkan akan menghadiri panggilan Polda Metro Jaya pada Selasa, 17 November 2020 pukul 10.00 WIB.

Anies Baswedan akan dimintai keterangan terkait kerumunan massa di kediaman Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 14 November 2020.

Penyidik juga akan meminta klarifikasi Anies Baswedan terkait ada tidaknya tindak dugaan pidana UU Kekarantinaan Kesehatan.

Pasalnya, acara pernikahan putri Habib Rizieq sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu dihadiri 10.000 ribu orang.

Sehingga dinilai telah melanggar protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Apalagi, saat ini DKI Jakarta masih menerapkan PSBB Transisi.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sesmawati