• News

  • Peristiwa

Sebut JKW Beri Kesempatan AB, DS: Sama Ormas kok Coba-Coba, Gitu Mau Jadi Presiden

Denny Siregar dan Anies Baswedan
Foto: Istimewa
Denny Siregar dan Anies Baswedan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar membuat cuitan di akun FB-nya, Rabu malam (18/11/20). Ia menyoroti sosok Gubernur Anies Baswedan yang beberapa hari terakhir menjadi sorotan publik terkait polemik kerumunan massa di Petamburan.

"Sama Jokowi udah dikasih kesempatan untuk selesaikan masalah Jakarta. Kan otonomi daerah... Eh bukannya selesai, malah tunduk sama ormas. Bukannya tegas, malah silaturahmi kesana. Tadinya sempat mau hadir waktu pernikahan, tapi kembali diingatkan..," kata Denny.

"Gak beres2 juga, malah si imam jumbo itu makin bebas bicara. Ya sudah, pusat ambil alih. Kumpulkan TNI dan polisi. "Tindak tegas !" Perintahnya. Mulailah pembenahan di jajaran internal," kata Denny.

"Sama ormas kok coba-coba. Nies, Niesss.. Gitu mau jadi Presiden. Ancur negara.. " tegas Denny.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan Polda untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan di acara pernikahan putri petinggi Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu.

Usai memberikan keterangan, Anies pun memberikan pernyataan singkat kepada wartawan.

"Saya tadi sudah selesai memenuhi undangan untuk memberikan klarifikasi. Ada 33 pertanyaan yang tadi disampaikan," kata Anies kepada wartawan, Selasa (17/11) malam.

"Semua dijawab sesuai fakta yang ada, adapun detail isi klarifikasi nanti jadi bagian dari pihak Polda untuk meneruskan dan menyampaikan," imbuhnya.

Sebelumnya, pada pagi tadi ketika masuk ke gedung pemeriksaan pagi tadi, Anies sempat melontarkan beberapa pernyataan kepada para wartawan.

"Saya menerima undangan klarifikasi yang saya terima kemarin, mengundang saya untuk memberikan klarifikasi pada tanggal 17 jam 10 pagi. Hari ini saya datang ke Mapolda sebagai warga negara untuk memenuhi undangan dari Polda," kata Anies.

Dalam dugaan pelanggaran protokol kesehatan di pernikahan putri Rizieq--Najwa Shihab, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menyatakan Anies dan beberapa unsur dari pemerintah daerah DKI Jakarta diminta klarifikasi perihal status wilayah Jakarta.

Tubagus menjelaskan polisi mengklarifikasi kepada Pemda apakah ada aturan PSBB yang dilanggar dari acara pernikahan tersebut. Diketahui saat ini, DKI Jakarta sendiri menerapkan PSBB Transisi.

"Ada yang dilanggar tidak dengan acara itu? Kalau ada maka telah terjadi pidana. Kalau terjadi pidana, maka akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan ada atau tidak pidananya baru dinaikan ke proses penyidikan," ucap dia.

Dalam perkara kerumunan pernikahan putri Rizieq itu sendiri, Pemprov DKI telah menjatuhkan denda sanksi administratif sebesar Rp50 juta kepada penyelenggara acara. Denda itu pun disebutkan telah dibayarkan oleh pihak Rizieq.

Editor : Taat Ujianto