• News

  • Peristiwa

TG: Pilkada Langsung Suburkan Radikalisme di Indonesia, Netizen Malah Bilang Begini

Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Twitter
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan  Pakar  Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi (TG) mengkritik kepala daerah yang tidak berani menyatakan perang terhadap kelompok intoleransi yang mengatasnamakan agama.

Menurut Teddy para calon kepala daerah ini tidak berani karena mereka membutuhkan dukungan dari para kelompok intoleransi tersebut demi tercapainya tujuan mereka.

"Kenapa para kepala daerah dan calon kepala daerah tidak berani menyatakan perang terhadap kelompok intoleransi yg mengatasnamakan agama? 

Ya karena mereka butuh suara kelompok tsb untuk pilkada," tulis Teddy melalui cuitan di akun Twitternya.

Di akhir cuitannya Teddy mengatakan bahwa pilkada langsung dapat menyuburkan radikalisme di Indonesia.

"Inilah mengapa saya katakan, Pilkada langsung menyuburkan radikalisme di Indonesia," tulis Teddy.

Cuitan Teddy pun direspon berbagai komentar pro dan kontra dari netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Sabtu (21/11/2020).

@marojahanpanja2: Bang @TeddyGusnaidi, sebenarnya krn tingkat kedewasaan dlm berpolitik aja yg belum ada di masyarakat makanya isme2 dg jargon agama menjadi diperalat utk mendulang suara

@Kang_saproll: mungkin karena mereka masih dianggap kantong suara  bagi perolehan suara calon kepala di daerahnya!! karena dasarnya tifikal kelompok ini  mereka selalu manut  dan mengikuti kepada apa yang di perintahkan imamnya!! terlepas bener apa salah !!!

@samoahperadapan: Mungkin juga krn calon kepala daerah tsb trmsuk menikmati intoleransi tsb sbgai kendaraan politiknya??

@yeddyhs: Selama ini berapa banyak calon kepala daerah yang sukses terpiliha atau gagal karena didukung kelompok intoleran/radikal?

@wondo_shati: Hapus PILKADA.

Cukup pilpres saja, untuk memenuhi demokrasi.

KADA dengan skema KARIER.. bukan skema politis,, yg akhirnya korupsi..karena cost waktu nyalon tinggi.

# ingat PILKADA langsung adalah PASAL  SUSUPAN YAHUDI, untuk menghancurkan INDONESIA.

@jhssiagian9: Setuju. Pilkada baiknya di bubarkan. Cukup presiden yg menunjuk Kepala Daerah agar sinergitas dan pelaksanaan program Pemerintah Pusat  bisa berjalan dg baik. 

Contoh kasus  : DKI menjadi negara dalam Negara NKRI, ketika Gubernur nya terlihat sebagai oposan Pemerintah Pusat?

 

××××

Rencana Pertemuan Wapres dengan HRS, Begini Kata Politisi PKS

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin merespons saran sejumlah pihak yang meminta untuk berdialog dengan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS). 

Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi, mengatakan bahwa Wapres menyatakan bersedia bertemu dengan Rizieq jika memang ada usulan dari masyarakat.

"Jadi, Wapres, saya kira, terhadap gagasan pertemuan, ya Wapres tidak masalah ketemu Habib Rizieq. Wapres welcome ya, tidak masalah," kata Masduki Baidlowi, secara virtual, Jumat (20/11/ 2020).

Teekait hal itu Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mendukung pertemuan tersebut.

Melalui cuitan dinakun Twitternya HNW menyatakan dukungan atas pertemuan Wapres dan HRS demi kemaslahan bangsa dan negara.

Selain itu juga,  supaya kita fokus dan berama-sama untuk mengatasi pandemi covid-19.

Di akhir cuitannya HNW juga mendoakan agar kita semuanya husnul khatimah dengan  islah dan ukhuwah.

"Demi kemaslahatan Bangsa dan Negara, dan demi menguatkan NKRI, dan agar focus atasi covid-19, saya dukung pertemuan KH Ma’ruf Amin dg Habib Rizieq Syihab. Apalagi KH Ma’ruf Amin selain Wapres jg Ketum MUI, yg bbrp hari lagi akan Munas. Smoga jadi husnul khatimah dg islah&ukhuwah," tulis HNW

Cuitan politisi PKS ini pun direspon berbagai komentar pro dan kontra dari netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Sabtu (21/11/2020).

@Hendihilmi6: Sajian cantik dr tokoh pks, emang Hrs punya bargaining power...?

Satu komando kecil dr tokoh NU...Dki jd hijau...tp tdk akan pernah dilakukan dimasa sedang wabah.. Unfaedah.

@UkyWira: Gda masalh si klo mau ktmu si hrs tp kn wapres hrs terbuka setelh ktmu hasilnya apa.. kalo macem macem lg si ono getok lg aja biar kapok.

@satbudianta: liat aja...kalo yg sono...tetep aja gak bikin suasana adem...tetep aja petentang petenteng...gak.ada rendah hati nya ...muak.d....

@andisoepangkat: Pak KH Ma’ruf Amin semoga selalu mengingat Habib Rizieq Syihab sebagai sahabat dan sesama ulama yg selalu menyerukan amar ma’ruf nahi munkar

@Suka2penguasa: Nahhh begitu dong berdialog itu lebih baik berbicara kemana arah Negara ini rakyat awam seperti saya ini bosen lihat tingkah laku yg arogansi.

@BangElsa1: Emang penting banget gitu ketemu wapres ..nanti jadi besar kepala

@Efriadi_mm: Pertemuan Unfaedah, krn yg mau ketemu tidak mengakui Presiden n Wkl. Presiden RI

Editor : Sesmawati