• News

  • Peristiwa

Kapolres di Jateng Diminta Tindak Kelompok Intoleran, Netizen: Jateng Bergerak, Daerahmu?

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi
Foto: Kilas Pantura
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi

SEMARANG, NETRALNEWS.COM - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memerintahkan seluruh kapolres dan kapolresta untuk bertindak tegas terhadap kelompok-kelompok intoleran di wilayah hukum Jawa Tengah.

Seluruh jajaran dikerahkan untuk mencegah tumbuhnya gerakan intoleransi di masyarakat.

“Itu prinsip dan itu harga mati seluruh jajaran kapolres sudah saya perintahkan, enggak ada intoleransi di wilayah Jawa Tengah,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi seusai sarasehan kebangsaan bersama sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di Gedung Gradhika Bhakti Provinsi Jawa Tengah, Jumat (20/11/2020).

Berita tersebut ternyata mendapat petrhatian banyak warganet di sosial media. Akun FB @Mak Lambe Turah ikut membagikan tautan dan cuitannya dikomentarai banyak netizen.

Mak Lambe Turah: "Jateng pun BERGERAK... Daerahmu???"

Bona Chaska: "Hajar....ini moment yg tepat."

Andy Dbo: "SETUJU,,,, hancur kan mrk (kadrun2 yg ngaku pnya kapling2 d sorga ) yg suka menjual agama Dan memecah persatuan & ke beragaman d NKRI,,,,HARGA MATI."

Burhanudin Harijadi: "Terimakasih pak Kapolda. Warga jateng mendukung."

Oke Soepadi Tam: "Yang paling perlu itu Kapolda Banten, Jabar, SumUt, Aceh, Jogja, Jateng.... Di daerah2 ini yg paling banyak kejadian intoleransi."

Tan Alin: "Jateng daerah yg adem ayem."

Sementara sebelumnya diberitakan bahwa Kapolda Jateng juga meminta jajarannya menutup ruang bagi kelompok intoleran khususnya di wilayah Jateng.

"Tidak ada kesempatan dan ruang kelompok intoleran khususnya di wilayah Polda Jawa Tengah,” kata Kapolda.

Kapolda dan Gubernur Jatim Larang Warga Berangkat ke Jakarta Jenderal bintang dua tersebut menyebut kini sedang dalam masa dua operasi sekaligus yakni Mantap Praja dan Aman Nusa.

Operasi Mantap Praja terkait dengan pengamanan Pilkada 2020, dan Aman Nusa untuk mengantisipasi bencana alam dan Covid-19.

“Jadi dua kegiatan bersinergi bersama-sama dilakukan dengan pembagian anggota secara merata. Tadi sudah sepakat juga dengan Pangdam IV/Diponegoro, Pak Gubernur Jateng bahwa kita sama-sama akan melaksanakan kegiatan ini, baik penanganan bencana alam dengan maupun Covid-19 secara bersama-sama,” katanya.

Kapolda menegaskan, penegakan aturan terutama dalam penanganan Covid merupakan penjabaran instruksi Presiden Jokowi.

“Prinsip bahwa kita menegakkan peraturan perundang-undangan yang berlaku terutama Covid-19 sebagai penjabaran Inpres Nomor 6 Tahun 2020,” ujarnya seperti dinukil Inews.id.

Editor : Taat Ujianto