• News

  • Peristiwa

Ancaman HRS Terungkap Lagi! AS: Jahat pada Umat Islam, Tentara dan Polisi Disembelih...

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab
Foto: Istimewa
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan direktur Freedom Institute Akhmad Sahal membuat cuitan mengejutkan di akun Twitternya, Sabtu (21/11/20). Ia ternyata mengingatkan kembali tentang ancaman yang pernah diucapkan Habib Rizieq Shihab sebelum ia pergi ke Arab Saudi.

"Ancaman Rizieq sblm kabur ke Saudi, 'Kalo pemerintah Indonesia coba2 zalim pd umat Islam, tentara dan polisi coba2 jahat pd umat Islam, bisa jadi tentara dan polisi disembelih di tengah jalan.”

Ia kemudian mengunggah tautan video yang dimaksud. Video tersebut berjudul "HEBOH ! VIDEO SAAT HABIB RIZIEQ DUKUNG ISIS."

Bagi Anda yang mau melihatnya bisa klik DI SINI.

Mengenai ancaman "penggal kepala" keluar dari pernyataan HRS sebenarnya bukan hal aneh. 

Beberapa waktu lalu, isi ceramah Habib Rizieq Shihab juga menyebut hal itu. Dalam video berdurasi 40 detik itu, Rizieq meminta agar polisi menindak tegas orang yang terlibat kasus penghinaan terhadap Islam, ulama dan nabi. Kalau tidak, ia mengancam akan ada pemenggalan seperti yang terjadi di Prancis.

Video ceramah itu lantas diunggah oleh Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie melalui akun Twitternya @JimlyAs pada Rabu (18/11/2020).

"Kepada pemerintah khususnya kepolisian kita kasih tahu kalau enggak mau terjadi peristiwa di Prancis, penghinaan nabi dipenggal, saudara, tolong kalau ada laporan penista-penista agama proses dong, betul?," kata Rizieq.

Pemenggalan yang dimaksud terjadi kepada seorang guru di Prancis bernama Samuel Paty pada Oktober 2020. Kepalanya dipenggal karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW kepada murid-muridnya.

Rizieq ingin agar pihak kepolisian mau memproses orang-orang yang telah menghina nabi, Islam dan ulama. Kalau tidak, ia mengancam tragedi pemenggalan kepala seperti yang terjadi di Prancis akan dilakukan di Indonesia.

"Yang menghina nabi, menghina Islam, menghina ulama, proses, betul? kalau tidak diproses jangan salahkan umat Islam kalau besok kepalanya ditemukan di jalanan. Takbir! Takbir!," ucapnya

"Siap bela nabi? Siap bela nabi? Siap mati untuk rasulullah? Takbir!," teriak Rizieq di depan para pengikutnya.

Jimly pun mengomentari isi ceramah Rizieq tersebut. Menurutnya ceramah Rizieq mengandung unsur kebencian dan permusuhan. Ia menganggap aparat keamanan bakal menindaknya.
Ini contoh ceramah yang bersifat menantang dan berisi penuh kebencian dan permusuhan yang bagi aparat pasti harus ditindak," kata Jimly.

"Jika dibiarkan provokasinya bisa meluas dan melebar. Hentikan ceramah seperti ini, apalagi atasnamakan dakwah yang mesti dengan hikmah dan mau'zhoh hasanah," tambahnya.

Editor : Taat Ujianto