• News

  • Peristiwa

Dewi Tanjung Sebut Baliho Rizieq Selama Ini Jadi Hantu Penunggu Pohon

Politisi Dewi Tanjung
Istimewa
Politisi Dewi Tanjung

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Dewi Tanjung menyampaikan terima kasih kepada TNI/Polri yang akhirnya menurunkan baliho-baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS). 

Dewi menyebut, selama ini baliho-baliho tersebut bagai hantu penunggu perapatan jalan. Dewi juga sebut, baliho bergambar HRS bagai hantu penunggu pohon. 

"Akhirnya Baleho Rizik sihab yang selama ini menjadi Hantu Penunggu Perapatan jalan dan Hantu Penunggu Pohon di Turunkan juga," kata Dewi, dikutip dari cuitannya, Minggu (22/11/2020).

Lebih lanjut Dewi bersyukur karena keinginannya dan keinginan masyarakat terkabul. "Alhamdulillahirobbil Keinginan Nyai dan Masyarakat di Kabulkan Juga," sambung dia.

Dewi juga sampaikan terima kasih pada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Panglima TNI dan Kapolri yang akhirnya menurunkan baliho HRS yang sudah berbulan-bulan mengganggu pemandangan.

"Terima kasih Untuk Bapak Presiden, Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri akhirnya Poster Rizik Sihab yg sudah berbulan-bulan mengganggu Pemandangan Mata Nyai di Bongkar," kata Dewi.

Dewi imbau, pemerintah dan negara tidak takut akan ancaman dan intimidasi dari siapapun. "Lawan mereka!," sambung dia.

Pernyataan ini disampaikan Dewi menanggapi tindakan Pangdam Jaya Dudung Abdurachman. Dudung mengaku, penurunan baliho-baliho bergambar pentolan FPI tersebut adalah perintahnya. Pasalnya sudah beberapa kali Satpol PP menurunkan baliho-baliho, dan dinaikkan lagi.

Dudung menegaskan, bahwa Indonesia adalah negara hukum sehingga harus taat pada hukum. Terkait pemasangan baliho, ada aturan jelas, membayar pajak, dan tempat yang ditentukan, tidak sembarangan. 

Pernyataan Dudung yang kontroversial lainnya yakni "kalau perlu FPI bubarkan saja". Pasalnya selama ini Dudung menilai FPI bertindak sesukanya dan kerap mengatur. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli