• News

  • Peristiwa

Musni Umar: Keturunan Nabi Muhammad SAW, Banyak Manfaatnya Rangkul HRS

Musni Umar sebut HRS keturunan Nabi Muhammad SAW.
FPI
Musni Umar sebut HRS keturunan Nabi Muhammad SAW.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Sosiolog sekaligus Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar menilai, sejak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) kembali ke tanah air dan disambut jutaan orang, hingga hari ini masih bergulir perbincangan.

Menurut Musni, perbincangan terkait HRS tidak ada habisnya, yang terakhir terkait penurunan baliho-baliho, apalagi dilakukan oleh TNI.

Musni lantas sampaikan dukungannya pada pernyataan Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon. Fadli memberikan usul agar pemerintah merangkul HRS dan Musni juga menilai tidak ada ruginya pemerintah melakukan tindakan tersebut.

“Saya sependapat. Penting rangkul HRS. Tidak ada kerugiannya, bahkan banyak mafaatnya merangkul beliau,” kata Musni, dikutip dari pernyataan di kanal Youtubenya, Rabu (25/11/2020).

Lebih lanjut Musni meyakini bahwa HRS merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, keturunan Nabi di Indonesia sangat dihormati dan dicintai.

“Penting diperhatikan pemerintah, apapun kata orang yang tidak menyetujui Habib Rizieq faktanya dia keturunan Nabi Muhammad SAW,” tegas dia.

Selain itu Musni menyebut HRS sebagai pemimpin yang karismatik, terbukti dengan banyaknya pendukung di Indonesia. HRS juga dihormati, dicintai dan orang berani melakukan apa saja untuk mewujudkan cintanya pada HRS.

“Pak JK sendiri, Wapres dua periode, mengakui bahwa Habib Rizieq adalah pemimpin karismatik. Dia pemimpin umat dan FPI,” kata Musni.

Alasan ketiga HRS harus dirangkul adalah karena status ulama, pewaris Nabi. Menurut Musni, berbagai pihak yang tidak setuju HRS dirangkul hanya sekedar berkoar-koar saja dan tidak memiliki pendukung.  

“Saya harap Habib Rizieq dijadikan mitra atau dirangkul untuk mewujudkan persatuan Indonesia yang sedang dalam posisi tidak mudah, banyak masalah dan tidak ada pilihan. Harus wujudkan politik merangkul, mempersatukan,” uajr Musni.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani