• News

  • Peristiwa

Menteri KKP Ditangkap KPK Diduga Korupsi Ekspor Benur, Susi Pudjiastuti Bilang Begini

Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.
RM
Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja pada 2014-2019 Susi Pudjiastuti sempat angkat bicara terkait bisnis Benur Lobster di Pesisir Barat Lampung.

Susi menilai, harga Benur Lobster tidak menentu. Susi sebut, keadaan ini disebabkan karena adanya bisnis ilegal. Dampaknya, keadaan tersebut merugikan para nelayan.

“Harga Tak Menentu, Bisnis Ilegal Benur Lobster di Pesisir Barat Lampung Rugikan Nelayan,” kata Susi, dikutip dari cuitan yang diunggahnya pada Selasa (24/11/2020) sambil mengunggah berita terkait isu tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Susi, sebelum terjadi penangkapan pada Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu dini hari (25/11/2020).

Menurut informasi terakhir, KPK menangkap Edhy atas dugaan korupsi ekspor Benur. Edhy lantas ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sepulangnya dari Negara Amerika Serikat (AS).

Selain komentari soal Benur Lobster, Susi juga kerap memberikan tanggapan terkait berbagai isu-isu kelautan dan perikanan di media sosialnya. Diantaranya terkait harga Lobster dari Indonesia yang murah di luar negeri karena Benih Lobster dilegalkan.

Selain itu, Susi juga menyadari bahwa Menteri Edhy pernah menyindir kebijakannya. Misalnya terkait kebijakan Susi soal mengedepankan keberlanjutan industri kelautan dan perikanan ketimbang kemakmuran pelaku usaha.

Sindiran lain dari Menteri Edhy yang Susi ketahui lainnya soal penelitian perikanan selama lima tahun yang dinilai hanya jargon semata.
Ada juga sindiran budidaya Udang di Indonesia yang dinilai Menteri Edhy masih jauh dari kata maksimal saat Susi menjabat sebagai menteri.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani