• News

  • Peristiwa

Menteri KKP Ditangkap KPK, AJ: Tidak Lagi Basa-basi OTT Kasus Ikan Cere Sampai Ikan Kakap

Pegiat media sosial Permadi Arya (Abu Janda)
Twitter
Pegiat media sosial Permadi Arya (Abu Janda)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial medsos Permadi Arya atau yang biasa disebut Abu Janda (AJ) menyoroti penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Abu Janda pun mengapresiasi langkah KPK. Menurutnya, sejak dibentuknya undang-undang KPK, tak ada lagi basa-basi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) mulai kasus ikan teri sampai ikan kakap, dalam hal ini seorang menteri.

"Gebrakan KPK sejak dikuatkan UUKPK, tidak lagi basa basi OTT kasus "ikan teri" pejabat cere, sekarang KPK tangkap "ikan kakap" menteri KKP bossss! KPK keren BRAVO KPK

CC:@fadlizon @andre_rosiade," kata Abu Janda dalam akun Twitternya @permadiaktivis1.

Diketahui KPK menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo. Penangkapan Edhy Prabowo terkait dengan ekspor benur atau benih lobster.

"Benar KPK tangkap, berkait ekspor benur," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Rabu (25/11/2020).

Penangkapan terjadi pada malam dini hari tadi di Bandara Soekarno-Hatta. KPK juga menangkap sejumlah orang dari KKP. Istri Edhy Prabowo juga dikabarkan ikut diamankan.

"Tadi pagi jam 01.23 WIB di Soetta. Ada beberapa dari KKP dan keluarga yang bersangkutan," ujar Ghufron.

Edhy Prabowo ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta sepulang dari Amerika Serikat. Usai ditangkap, rombongan dibawa dan tiba di gedung KPK. Penyidik KPK Novel Baswedan terlihat masih berada di gedung KPK saat rombongan tiba.

 

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sesmawati