• News

  • Peristiwa

Soal Sertifikasi Dai, AJ: Agar Mimbar Dakwah tak Dipakai Ustad Mata Duitan Seperti TZ

Pegiat media sosial Permadi Arya (Abu Janda)
Istimewa
Pegiat media sosial Permadi Arya (Abu Janda)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Permadi Arya atau yang lebih akrap dikenal Abu Janda menanggapi cuitan Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) MUI Tengku Zulkarnain terkait sertifikasi dai.

Sebelumnya Tengku Zul dalam akun Twitter pribadinya mengatakan, adanya kecurigaan publik bahwa pemerintah mengatur hak beragama. Hal itu dikatakan Tengku Zul menyoroti kebijakan pemerintah terkait sertifikasi dai hingga menyiapkan khutbah Jum'at.

"Kecurigaan publik jadi muncul bahwa Pemerintah mau mengatur hak beragama rakyat. Setelah menggulirkan program SERTIFIKASI DAI kini MENYIAPKAN MATERI KHUTBAH JUMAT utk setiap mesjid. Apa sebenarnya maksud kalian? Semakin transparan syahwat politik kekuasaan ada di dalamnya," cuit Tengku Zul.

Terkait cuitan Tengku Zul, Abu Janda menanggapi, semua negara Islam telah memberlakukan dua hal tersebut, kecuali Indonesia.

Dikatakannya, dua hal tersebut perlu dilakukan agar mimbar dakwah tak digunakan untuk menghasut ajakan memusuhi negara melalui ustad mata duitan layaknya Tengku Zulkarnain.

"semua negara2 islam sudah memberlakukan 2 hal tsb: sertifikasi & monitor materi kotbah, cuma Indonesia yang belum. supaya mimbar dakwah tidak dipakai hasut menghasut ajakan memusuhi negara memusuhi aparat titipan politik dari elit pada ustadz2 mata duitan seperti @ustadtengkuzul," kata Abu Janda dalam akun Twitternya, @permadiaktivis1.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sesmawati