• News

  • Peristiwa

Pelanggaran Protokol Kesehatan di Petamburan, Polisi: Masih Dianalisis, Tak Bisa Buru-buru

Kombes Pol Yusri Yunus, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya.
tribratanews
Kombes Pol Yusri Yunus, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Polda Metro Jaya menegaskan bahwa kegiatan gelar perkara dugaan pelanggaranprotokol kesehatan di Petamburan, Jakarta Pusat, masih menunggu hasil analisis dan evaluasi penyidik.

"Apakah sudah bisa dilakukan gelar perkara awal? Nanti tunggu penyelidik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Rabu (25/11/2020).

Ia menjelaskan, jika hasil analisis dan evaluasi keterangan para saksi, dan alat bukti menyatakan bahwa konstruksi perkara itu bisa ditingkatkan ke tahap selanjutnya, maka penyidik Sub Direktorat Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terlebih dulu melaksanakan gelar perkara.

"Kalau memang dianggap cukup untuk konstruksi perkaranya untuk bisa naik ke tingkat penyidikan, baru bisa gelar perkara. Tidak bisa diburu buru," katanya.

Terkait perkembangan kasus tersebut, Yusri mengatakan, penyidik masih melakukan analisis terhadap keterangan yang diberikan oleh para saksi.

"Sampai hari ini kami masih menganalisis, evaluasi, apa yang sudah dikumpulkan penyelidik di sini, hasil pemeriksaan beberapa klarifikasi, masih penyelidikan ya," tegasnya.

Sebagai informasi, Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan pelanggaranprotokol kesehatan dalam kerumunan massa di hajatan pernikahan putri tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang digelar di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/10).

Polisi telah memulai penyelidikan dengan melakukan klarifikasi terhadap Pemda DKI Jakarta, panitia acara dan pihak-pihak terkait acara tersebut.

Seperti dilansir Antara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,  juga Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, dan beberapa Kepala Dinas DKI Jakarta untuk diklarifikasi.

Editor : Irawan.H.P