• News

  • Peristiwa

Jimly Puji Jokowi soal Ceramah Merangkul Bukan Memukul: Termasuk Pejabat & Politisi

Jimly Puji Jokowi soal ceramah merangkul bukan memukul.
GoPolitik
Jimly Puji Jokowi soal ceramah merangkul bukan memukul.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie memuji Pernyataan presiden Joko Widodo terkait ulama yang memberikan ceramah merangkul bukan memukul.

Jimly menambahkan bukan buat pejabat publik saja. Namun, berlaku jugaa buat ulama dan politisi, apalagi belakangan ini Indonesia sedang dilanda kebencian dan permusuhan.

"Statemen yg sngt bagus di acara MUI smalam & tdk hnya brlaku dlm urusan dakwah, tp msti disebar jadi sikap umum, trmsuk jadi sikap smua pjabat & pmimpin politik di era kmnikasi publik yg dilanda kbencian & prmusuhan. Psti lebih baik lagi jika ini dimulai dari atas sampai ke bawah," tulisnya seperti dilansir lewat akun resmi twitternya @JimlyAs di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Presiden Joko Widodo hadir dan membuka acara Musyawarah Nasional ke-10 Majelis Ulama Indonesia secara virtual.
Pada kesempatan itu, Kepala Negara menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada kalangan ulama atas hubungan baik selama ini.

"Atas perannya menjadi jembatan komunikasi antara peran ulama dan pemerintah, antara ulama dan umaroh. Atas kontribusinya mencerdaskan dan memberdayakan ekonomi umat, sehingga terbangun hubungan yang harmoni dan kondisi, bukan hanya di internal umat Islam, tapi juga kerukunan antarumat beragama di seluruh penjuru Tanah Air," kata Jokowi.

MUI, kata Jokowi, telah menjadi tenda bagi seluruh umat Islam di Indonesia. Pemerintah mendukung penuh ikhtiar organisasi ini mewujudkan Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah kemajemukan kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani