• News

  • Peristiwa

Susi dan Sandi Masuk Bursa Menteri KKP, Iwan Fals: Wah Semakin Rame Nih

Musisi senior Iwan Fals
Istimewa
Musisi senior Iwan Fals

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Posisi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) saat ini untuk sementara dijabat oleh Luhut Binsar Pandjaitan. Namun, publik masih menunggu siapa sosok pengganti Edhie Prabowo yang saat ini tengah menghadapi kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut musisi senior Iwan Fals, pemilihan Menteri KKP baru pasti akan ramai. Pendapat Iwan bisa jadi benar karena publik di satu sisi menginginkan kembalinya Susi Pudjiastuti menjadi menteri, sementara Gerindra sudah pasti tidak akan menyerahkan kursi yang menjadi jatah mereka tersebut. 

"wah berarti bursa mentri kkp semakin rame nih," cuit Iwan di akun Twitternya, @iwanfals, Kamis (26/11/2020). 

Netizen pun beraksi terhadap cuitan musisi yang dikenal dengan lagu-lagu kritik nya kepada pemerintah Orde Baru itu. 

@bambangASuryo: Bang iwan cocok kayaknya ngurusi laut

@tojayyy: Moeldoko, Bang.

@Rudi_kudus45: Masih ada LBP bang..beliau masih bisa kalo cuma rangkap jadi 2 menteri..kelas beliau minimal 4 lah

Sebelumnya, sejumlah nama masuk bursa calon Menteri Kelautan dan Perikanan seiring mundurnya Edhy Prabowo akibat terjerat kasus dugaan suap ekspor benih lobster. Beberapa di antaranya yang paling santer bermunculan adalah Sandiaga Uno dan Susi Pudjiastuti.

Edhy Prabowo memutuskan mundur sebagai Menteri KKP dan Wakil Ketua Partai Gerindra setelah ditetapkan sebagai tersanka kasus suap. Posisinya saat ini digantikan sementara oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Padjaitan sebagai Ad Interim.

Mundurnya Edhy memicu munculnya sejumlah nama yang digadang dapat menggantikan posisi menteri tersebut.

Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo memperkirakan posisi itu dapat diisi oleh orang yang memiliki latar belakang kader Gerindra maupun tokoh non partai yang dipromosikan partai itu.

“Kalau yang jadi pertinbangan adalah kader, maka Sandiaga Uno mungkin menjadi salah satu nama yang diusulkan sebagai pengganti Edhy Prabowo,” katanya seperti dilansir dari Bisnis, Kamis (26/11/2020).

Selain Sandiaga, Gerindra lanjutnya juga bisa mengusulkan nama lain termasuk kelompok profesional asalkan memiliki integritas. Sosok lain yang dapat menjadi pertimbangan di luar Gerindra adalah Susi Pudjiastuti dan Rokhmin Dahuri.

Usai penangkapan Edhy, Susi Pudjiastuti kembali digaungkan publik untuk menjabat sebagai Menteri KKP. Susi diketahui sempat menduduki jabatan itu pada periode pertama Presiden Jokowi 2014 - 2019.

Sementara itu, Rokhmin Dahuri juga pernah menjabat sebagai Menteri KKP pada kabinet Gotong Royong era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sosok itu kata Karyono memiliki kompetensi pada bidang kelautan dan perikanan.

“Rokhmin Dahuri lebih memilkki kompetensi dan pengalaman dalam memimpin KKP, hanya persoalannya image sebagai mantan narapidana. Tapi kompetensi pengalaman dia teruji,” terangnya.

Sementara itu, Pengamat Komunikasi Publik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan setidaknya terdapat tiga kelompok yang bisa mengisi kursi Menteri KKP. Ketiganya yaitu Partai Gerindra, partai politik lain ataupun campuran profesional dan partai.

“Rektor IPB (Arif Satria) salah satu profesional, kalau parpol ya itu balik lagi lah ke Mas Sandi. Kalau mix itu antara profesional dan parpol ya contohnya ya Bu Susi [Pudjiastuti]. Bu Susi contohnya kan dekat dengan PDIP,” ujarnya juga dilansir Bisnis.

Kendati demikian, keduanya sepakat pemilihan menteri pengganti Edhy Prabowo menjadi hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati