• News

  • Peristiwa

Ini Alasan DPR Tak Jadi Bacakan Angket KPK saat Rapat Paripurna 

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). (Netralnews/Dominikus)
Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). (Netralnews/Dominikus)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat hari ini menggelar Rapat Paripurna, membahas sejumlah agenda kerjanya. Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon..

Diketahui sebelumnya, salah satu agenda hari ini akan dibacakan surat usulan angket tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus Kartu Tanda Pendusuk berbasis Elektronik (e-KTP).

Informasi yang dihimpun Netralnews.com, Kamis (27/4/2017) di lokasi paripurna, menurut Wakil Ketua DPR Agus Hermanto bahwa usulan hak angket ternyata tidak dibacakan hari ini.

"Belum, jadi nanti paripurna belum sama sekali menyinggung masalah angket. Karena maslaah angket pengajuannya kepada pimpinan belum sampai ke pimpinan pada saat kita melakukan rapat bamus terlebih dahulu. Jasi,  apabila pengajuan angket sesuai peraturan perundang- undangan lebih dari satu fraksi disampaikan ke pimpinan baru pimpinan bisa mengagendakan rapur melalui rapat bamus dahulu. Kalau hari ini masuk atau nanti siang masuk, kita setelah rapur bisa mengagendakan rapat bamus untuk mengagendakan dibacakan di rapur besok penutupan masa sidang," kata Agus.

Menurutnya, bahwa yang jelas, sampai rapat bamus bahkan kemarin juga, pihaknya belum menerima itu. Karena itu, tak mungkin memproses yang belum ada suratnya , kata politikus partai Demokrat ini.

Terkait agenda rapur (rapat paripurna) dengan sejumlah agenda yakni pembahasan

dan pengambilan keputusan tingkat dua beberapa RUU yang sudah banyak RUU-nya.

Menurutnya, hak angket hari ini belum disinggung terlebih dahulu, mengingat sejumlah syarat untuk itu (mengajukan hak angket) belum dipenuhi, kata Agus Hermanto.

 

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Nazaruli