• News

  • Peristiwa

Masinton Pasaribu Siap Ditembak karena Hak Angket KPK

Politikus PDIP Masinton Pasaribu saat acara diskusi. (Netralnews/Dominikus)
Politikus PDIP Masinton Pasaribu saat acara diskusi. (Netralnews/Dominikus)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia ( PDIP), Masinton Pasaribu menegaskan, pembentukan hak angket dari Komisi III DPR kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semata-mata sebagai bentuk pengawasan DPR terhadap lembaga antirasuah itu. 

"Angket KPK itu sebagai bahan pendalaman kita (DPR) bahwa apakah ada penyimpangan di dalam proses penyidikan. Jadi, apa yang saya sampaikan itu adalah fakta yang dapat saya pertanggungjawabkan," kata Masinton usai menjadi pembicara di diskusi "Miryam untuk KPK" di Warung Daun, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/5/2017). 

Ketika ditanya apakah dirinya siap jika akan dipanggil KPK terkait pengakuan Miryam S Haryani yang mengaku ditekan DPR dalam hal ini Komisi III, dia pun secara gamblang menyatakan siap.

"Jangankan dimintai keterangan, ditembak pun saya siap. Karena kita inigin menegakkan keadilan. Kita ingin membasmi kemunafikan," tegas Masinton Pasaribu

Oleh karena itu, Komisi III DPR mendesak KPK membuka rekaman pemeriksaan terhadap Miryam yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan mega korupsi e-KTP.

Mantan aktivis 98 ini juga menegaskan, pihaknya dalam hal ini Komisi III DPR RI, menilai saat ini masyarakat seakan menganggap bila ada protes terhadap KPK dipandang sebagai ikut mengkorupsi pula.

"Kita sedang terpenjara dengan alam pikir kita sendiri, kalau kita sentuh KPK dianggap pro-korupsi," kata Masinton.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Nazaruli