• News

  • Peristiwa

Pelajaran Sejarah Terkesan Membosankan, Ini Upaya Kemendikbud

Kemendikbud berupaya pelajar mencintai pelajaran sejarah (Majalah Batu.com)
Kemendikbud berupaya pelajar mencintai pelajaran sejarah (Majalah Batu.com)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mata Pelajaran Sejarah bagi sebagian pelajar mungkin menjadi mata pelajaran yang terkesan membosankan. Salah satu penyebabnya karena proses penyampaian materi yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi.

Namun, Direktur Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Triana Wulandari menepis isu tersebut. Triana mengklaim, pihaknya telah membuat berbagai terobosan menciptakan mata pelajaran Sejarah sebagai materi yang menarik.

"Salah satu program yang kita buat adalah program pendekatan dengan kolaborasi film sejarah dan lomba film sejarah. Jadi peserta didik dituntut untuk menggali sejarah lokal di daerahnya dan ini sudah masuk tahun ke empat," kata Triana saat konferensi pers Pameran Arsip Lahirnya Pancasila di Komplek Kemendikbud, Kamis (1/6/2017).

Dikatakan Triana, hasil film yang dibuat peserta didik tiap tahun hasilnya kian meningkat kualitasnya dan membuktikan bahwa program tersebut diminati oleh peserta didik. Hasil film sejarah lokal juga kemudian disebarkan kepada sekolah untuk mengenal sejarah lokal daerah.

Tak hanya melalui film, Triana mengatakan upaya lain yang Kemendikbud lakukan dalam mengajarkan peserta didik mengenai sejarah yakni melalui program Lawatan Sejarah Nasional. Disebutkan, tidak hanya tekstual, program itu juga membangkitkan penghayatan sejarah dan peserta didik dapat merasa mendalami sejarah. Melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran Sejarah (MGMPS) juga telah berkomitmen mendorong peserta didik untuk mampu menuliskan sejarah lokal, sebelum mengenal sejarah nasional Indonesia.

"Kami juga telah fasilitasi membuat aplikasi Sejarah, membuat film dan event sejarah. Dan proposal yang diajukan ke Kemendikbud sudah sebanyak 400, tetapi untuk saat ini kuota hanya 100," kata Triana.

Direktur Kesenian Kemendikbud Restu Gunawan juga menambahkan, dalam mengajarkan nilai sejarah, juga penting menumbuhkan jiwa nasionalis, maka dari itu mendikbud berupaya mendorong sekolah-sekolah menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum belajar. Selain itu mendorong guru mengajari peserta didik teater dan melalui kesenian lainnya dalam pembentukan karakter anak bangsa.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Lince Eppang