• News

  • Peristiwa

Pantun Masih Diminati Generasi Muda Sumbar

Ilustrasi Pantun (Sumsel Update)
Sumsel Update
Ilustrasi Pantun (Sumsel Update)

PADANG, NETRALNEWS.COM - Sambutan antusias generasi muda terhadap festival pantun ala Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno menunjukkan minat masyarakat terhadap budaya daerah itu masih tinggi dan bisa terus dilestarikan.


"Sekitar 9.000 pantun masuk ke meja panitia sejak 10 Juli 2017. Ini membuktikan generasi muda masih peduli terhadap budaya daerah," kata ketua panitia festival pantun ala Irwan Prayitno tingkat SMA Se-Sumbar, Ade Hendri Hasan di Padang, Senin (14/8/2017).

Menurut dia, hal itu juga menunjukkan gaya kepemimpinan Irwan Prayitno yang selalu menggunakan pantun dalam memberi sambutan, mulai menunjukkan hasil positif.

"Makin banyak yang menggunakan pantun seperti gubernur Irwan Prayitno, makin lestari pantun di Sumbar," tambah dia.

Panitia lain, Rinaldi menyebutkan pelaksanaan festival pantun itu sekaligus bentuk dukungan Sumbar terhadap upaya Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang mengajukan pantun sebagai warisan budaya tak benda kepada UNESCO.

"Lucu jadinya jika UNESCO menerima usulan itu, tetapi pantun ternyata tidak hidup lagi di tengah masyarakat," lanjutnya.

Terkait festival pantun ala Irwan Prayitno, ia mengemukakan delapan orang dewan juri telah melakukan penilaian terhadap 9.000 pantun yang masuk dari 871 orang peserta.

Ketua dewan juri yang juga merupakan Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Taufik Effendi mengatakan pada tahap awal, mereka mengklasifikasikan pantun yang masuk dalam dua kategori, bagus dan lebih bagus.

Kategori bagus berdasarkan kriteria jumlah baris dalam bait yaitu empat, memiliki pola, kalimat perbaris tidak panjang, antara sampiran dan isi ada kaitan.

Sementara untuk kategori lebih bagus, selain kriteria di atas juga antara baris satu hingga empat berkaitan.

Dari 871 orang yang memasukkan pantun, sebagian besar tersisih pada tahap I, tinggal 136 orang.

Pada seleksi tahap II dimasukkan kriteria keseragaman tema dari bait awal hingga akhir. Pada tahap ini tinggal 50 peserta yang dinilai layak masuk final.

"Final akan digelar pada 20 Agustus di tugu merpati perdamaian, Padang," terangnya.

Saat final, peserta akan diberikan tema khusus dan diberikan waktu 30 menit untuk membuat pantun secara spontan.

"Nanti akan diambil lima pemenang pertama masing-masing Rp3 juta, lima pemenang kedua Rp2,5 juta dan 10 pemenang ketiga masing-masing Rp1 juta," sebutnya.

Editor : Redaksi
Sumber : Antara