• News

  • Peristiwa

Hina Agama Islam di Facebook, Pemilik Akun Susi Trumer Dibidik Polisi

Akun Facebook Susi Trumer.
Facebook
Akun Facebook Susi Trumer.

JAKARTA,NETRALNEWS.COM - Aksi penghinaan di dunia maya terus bermunculan. Sebuah akun Facebook dengan nama Susi Trumer tengah ramai dibicarakan warganet dan menjadi sorotan.

Susi Trumer mendapat hujatan dan cacian usai memberikan komen dalam sebuah unggahan video di laman facebook Masyarakat Aceh Lon Sayang.

Entah bagaimana awalnya kemudian membubuhkan komen yang menyinggung umat Islam. Susi menyebut Islam sebagai agama setan dan menjadi alat untuk menipu.

Sontak, akun ini pun mendapat respon keras dari warganet yang tak terima dengan komennya itu.

Susi sepertinya tak bergeming. Dirinya bahkan balik menantang dengan kembali membagikan video tersebut di laman facebooknya. Bahkan postingannya tersebut membubuhi kalimat provokatif yang lebih menantang.

"Ini video yang membuat aku dicaci maki ratusan orang, karena aku bilang Islam agama setan,.. Aku bangga dicaci maki dengan orang-orang yang tak ku kenal," tulis dia di akun facebooknya.

Sumber di kepolisian menyebut bahwa pemilik akun Susi Trumer telah diketahui pemilik akun dan lokasinya. Dan saat ini sedang dalam proses penanganan Cyber Crime Bareskrim Polri.

"Sedang proses. Nanti di-update hasilnya," jawab sumber itu kepada wartawan, Kamis (17/8/2017).

Sebelumnya Polisi Polda Kalimatan Timur yang mengedit dan menyebarkan gambar seorang Tokoh Agama disalah satu Komentar melalui akun Facebooknya.

Susi Trumer seorang kristiani asal Indonesia, menghina Agama Islam dengan sebutan "Islam Agama Setan" melalui akun Facebook miliknya pada salah satu komentar.

Atas Perbuatan Susi Trumer, Kerukunan antar Umat Beragama akan semakin terpecah belah pasca Insiden Penistaan Agama yang dilakukan Narapidana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Bisa saja Visa Susi Trumer ditarik jika pemerintah serius dalam memberantas kejahatan dunia maya terutama yang secara jelas-jelas menghina Agama, bukan hanya para aktivis muslim yang menyuarakan kebenaran dan mengkritik pemerintahan yang ditangkap guna pembungkaman.

Susi Trumer akan dikenakan Pasal Pasal 28 ayat (2) dan Jo Pasal 45 Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Ujaran Kebencian berbasis SARA setelah ia kembali di Indonesia.

 

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli