• News

  • Peristiwa

GMPG Desak KPK Segera Tahan Novanto, Ini Alasannya

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (kiri).
Istimewa
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (kiri).

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Generasi Muda Partai Golkar ( GMPG) memberikan dukungan moril kepada Ketua KPK Agus Rahardjo untuk berani menahan Setya Novanto secepatnya.

Pasalnya semenjak ditetapkan sebagai tersangka korupsi e-KTP oleh KPK pada 17 Juli 2017 kemarin, sampai saat ini, belum terlihat tanda-tanda Setya Novanto akan ditahan.

"Saya menduga ada siasat jahat yang tengah dijalankan Novanto untuk menggagalkan proses hukum kasus e-KTP. Salah satu tandanya adalah hasil investigasi majalah Tempo yang menunjukan adanya friksi internal di dalam KPK untuk menggagalkan penetapan tersangka Novanto," kata Aktifis GMPG, Almanzo Bonara dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/9/2017).

Sebelumnya GMPG telah melapor ke KY atas dugaan adanya lobi-lobi guna mempengaruhi proses peradilan yang dilakukan Novanto kepada Ketua MA. Sekarang, mereka merasa khawatir akan adanya friksi di internal KPK yang mulai muncul ke permukaan karena kasus e-KTP.

"Saya cemas KPK, lembaga yang semestinya independen dan kuat, telah disusupi sekelompok orang yang berusaha menggagalkan penyidikan terutama dalam kasus KTP Elektronik," ujar Almanzo.

Almanzo melihat salah satu sosok yang dapat dipercaya untuk dapat menuntaskan masalah e-KTP adalah Agus Rahardjo. Oleh karenanya, ia melihat, perlunya dukungan moral untuk Ketua KPK itu, agar secepatnya bisa menahan Novanto.

Hal itu penting, karena dikhawatirkan berbagai manuver yang dilakukan oleh Ketua DPR tersebut, termasuk melalui Pansus Hak Angket KPK, dapat mengganggu bahkan bisa menggagalkan proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Dan itu niscaya akan menambah rusak citra Partai Golkar, karena terang-terangan melindungi koruptor.

"Dukungan moril kami kepada Agus Rahardjo ini merupakan salah satu bagian kampanye kami dalam Gerakan #golkarbersih agar KPK tegas dalam menindak para koruptor yang menggerogoti uang negara. Lagi pula sudah semua tersangka kasus yang sama itu sudah ditahan. Dulu Irman dan Sugiharto langsung ditahan. Miriyam, Markus Nari, dan Andi Narogong juga langsung ditahan. Kenapa Novanto belum? Ini kan aneh juga," tutur Almanzo.

Disinggung soal pemecatan Tokoh GMPG Ahmad Doli Kurnia oleh DPP Partai Golkar, Almanzo melihat sebagai momentum yang bagus untuk memperkuat Gerakan #golkarbersih di dalam tubuh partai, dan ini selaras dengan kerja-kerja KPK dalam menindak megaskandal korupsi e-KTP.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli