• News

  • Sisi Lain

Jangan Coba-Coba Tengok ke Belakang di Tanjakan Cinta, Gunung Semeru

Jalur pendakian Tanjakan Cinta, Gunung Semeru, Jawa Timur.
Indonesia360derajat
Jalur pendakian Tanjakan Cinta, Gunung Semeru, Jawa Timur.

LUMAJANG, NNC - Satu tempat mistis dan menarik untuk diketahui adalah sebuah tanjakan yang menjadi jalur pendakian di Gunung Semeru, Jawa Timur. Bagi para pendaki gunung yang pernah mencoba jalur tersebut tentu mengetahui dan merasakan adanya aura mistis di tanjakan ini.

Memang jalur tersebut memberikan suguhan pemandangan yang memukau ketika menuju ke gunung yang terletak di kawasan Lumajang, Jawa Timur tersebut. Gunung dengan tinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu menjadi lokasi untuk menyaksikan sunrise dan sunset yang indah. Selain itu, banyak lokasi yang menjadi 'highlight' bagi para pendaki gunung.

Sebut saja, danau cantik Ranu Kumbolo, padang lavender Oro-oro Ombo, sampai puncak para Dewa yakni Mahameru. Namun, ada 1 tempat di jalur pendakian Gunung Semeru yang tak lepas dari mitos, yakni Tanjakan Cinta.

Tanjakan Cinta merupakan jalan setapak menuju bukit dengan kemiringan sekitar 45 derajat. Letaknya tepat setelah Ranu Kumbolo menuju Oro-oro Ombo. Saat melewati Tanjakan Cinta, para pendaki diimbau untuk tidak menengok ke belakang. Konon kalau menoleh, pendaki yang sedang berpacaran atau menjalin hubungan dengan seseorang, akan mengalami putus cinta.

Konon pernah terjadi, ada dua sejoli yang sudah bertunangan mendaki Gunung Semeru. Saat melewati tanjakan itu, sang pria jalan lebih dulu dan tiba di atas bukit tanpa menoleh sedikit pun ke belakang. Namun, pasangan perempuannya keletihan hingga jatuh terguling, kemudian meninggal dunia.

Mitos yang beredar, pendaki yang memikirkan pasangannya dan berhasil melewati Tanjakan Cinta tanpa menoleh ke belakang, akan berjodoh dan cintanya akan abadi. Sebaliknya, kalau di tengah jalan ia menoleh ke belakang, hubungan percintaan akan putus.

Jalur tersebut memang memiliki "godaan" tersendiri, pemandangan di sekitar jalur pendakian itu sangat menarik dan terus menggoda para pendaki untuk menoleh dan melihatnya. Sehingga, tanpa disadari para pendaki menengok ke belakang untuk melihat pemandangan yang sangat indah itu.

Namun, perlu dicatat bahwa setelah melewati Tanjakan Cinta dan tiba di atas bukit, rasa penasaran akan terbayarkan. Ranu Kumbolo terbentang indah, tampak sangat cantik dari ketinggian. Pepohonan hijau yang mengelilinginya sangat menyejukkan mata.

Panorama Oro-oro Ombo langsung menyergap sudut mata. Padang ini dikelilingi perbukitan dan pohon pinus. Bagi pendaki yang sepanjang Tanjakan Cinta menahan diri untuk tak melihat ke belakang, panorama ini adalah 'hadiah' yang luar biasa bagi para pendaki.

Penulis : Thomas Koten
Editor : Y.C Kurniantoro
Sumber : Dari berbagai sumber