• News

  • Wisata

Menikmati Wisata Alam Pedesaan di Yogyakarta yang Asri

Desa Wisata Jelok di Yogyakarta.(dok.Ist.)
Desa Wisata Jelok di Yogyakarta.(dok.Ist.)

YOGYAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ingin liburan di Yogyakarta? Kini  saatnya kamu melangkahkan kaki ke areal pedesaan untuk menikmati eksotisme Yogyakarta yang  sesungguhnya.

Tepatnya di Desa Wisata Jelok, berasal dari kata Dewielok, Beji Pathuk, Gunungkidul, yang berjarak 30 km dari pusat kota Yogyakarta memberikan pemandangan alam yang cantik jelita.

Desa Wisata Jelok penuh dengan  pemandangan khas pegunungan di sepanjang perjalanan ditambah lagi aliran Sungai Oyo yang jernih. Bermain di sungai, berperahu dan minum kelapa muda serasa nikmat sekali.

Tak hanya itu pedesaan ini menyuguhka sang Surya yang sedang sunset. Fenomena matahari terbenam bisa ditemukan dimana pun di desa ini.

Hal yang membuat sunset di Desa Wisata Elok terasa spesial adalah ketenangan suasana sekitar, suara jangkrik dan kilauan kunang-kunang yang jarang atau bahkan udah nggak kamu temuin lagi di perkotaan.

Saat malam hari keindahan hadir melalui cahaya terang lilin dan obor yang temaram dari pondok-pondok kecil memantul di jernihnya air kolam. Sambil menikmati makan malam romantis, kamu akan dihibur oleh lantunan kecapi dan biola yang ikut menambah syahdunya suasana.

Selanjutnya dikala pagi hari kamu bisa menyaksikan matahari terbit di Gunung Api Purba Ngalanggeran sambil sarapan. Lalu, habiskan harimu dengan mendaki gunung purba yang pernah aktif jutaan tahun lalu dan punya dua puncak serta sebuah kaldera di tengahnya.

Gunung Ngalenggeran merupakan bagian dari karst Baturagung yang juga terdiri dari beberapa gunung batu raksasa lainnya dengan nama sesuai bentuknya, antara lain Gunung 5 Jari, Gunung Kelir dan Gunung Wayang.

Uniknya, di atas gunung purba ini terdapat sebuah dusun yang hanya dihuni oleh 7 kepala keluarga, namanya Dusun Tlogo Mardhido. Warga setempat percaya hal-hal buruk akan terjadi jika jumlah kepala keluarga di dusun ini kurang atau lebih dari 7 kepala keluarga.

Sehingga anak-anak dari Dusun Tlogo Mardhido harus hidup terpisah dari orangtua mereka jika telah menikah. Sebuah pemakaman kecil juga bisa kita temui di Puncak Nglanggeran.

Urusan makan-makan, menu khas Desa Wisata Jelok adalah sayur sambal hijau plus ikan goreng, disajikan bersama nasi putih hangat yang mengepul. Bahan makanan yang digunakan merupakan sayuran organik sehingga wisatawan di sini terjamin kesehatannya.

Jangan lupa tutup makan siangmu dengan segelas wedang secang yang bukan cuma nikmat, tapi ampuh untuk menghangatkan tubuh. Suasana makan di sinipun dijamin berbeda. Suasana guyub alias kekerabatan yang sangat kental di sini akan memaksamu untuk meletakkan gadget sejenak untuk menikmatinya.

Wisata Desa Wisata Jelok ini juga menyewakan cottage tempat kamu bisa menginap. Cottage ini dari anyaman bambu, sebagai keunikannya! Terasa sangat  menyatu bersama alam.

Reporter : Vito Adhityahadi
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya